
2025 Semua Simpang di Yogyakarta Bakal Dilengkapi ATCS
- YOGYA,Jogjaaja.com - Pemerintah Kota Yogyakarta menargetkan seluruh persimpangan jalan di wilayahnya sudah terpasang Area Traffic Control System (ATCS) di 2025
Jogja
YOGYA,Jogjaaja.com - Pemerintah Kota Yogyakarta menargetkan seluruh persimpangan jalan di wilayahnya sudah terpasang Area Traffic Control System (ATCS) di 2025 mendatang.
Saat ini baru 32 dari 58 simpang jalan yang sudah dilengkapi dengan fasilitas itu.
"Sekarang kan kita punya 58 simpang dengan 32 yang sudah dikuasai. Harapannya sisanya bisa dipenuhi 3 tahun anggaran ke depan artinya di 2023, 2024, dan 2025 mudah-mudahan sudah bisa terpenuhi," kata Sekda Kota Yogya, Aman Yuriadijaya, Jumat (2/9/2022).
Menurut Aman perlu kebijakan politik anggaran yang mendukung untuk melengkapi fasilitas ACTS di setiap simpang jalan di Yogyakarta. Sebab, pengadaan peralatan ini membutuhkan biaya yang cukup besar yakni mencapai Rp400 juta.
Namun begitu dengan tantangan persoalan lalu lintas perkotaan yang sangat kompleks, peralatan ini sangat dibutuhkan dan terbukti efektif dalam mengatur manajemen lalu lintas melalui lampu Apill.
"Kita melihat bahwa potensi efektivitas pengelolaan lalu lintas Jogja lewat metode ATCS ini efektif. Sehingga kita sangat berharap dari proses penyempurnaan akan terus kita dorong karena sampai saat ini memang ada beberapa simpang yang belum," katanya.
Di sisi lain, meski secara keluasan wilayah Kota Yogyakarta tidak terlampau besar namun karena menjadi pusat pariwisata, jasa dan aktivitas ekonomi membuat wilayah ini kerap padat apalagi di akhir pekan. Belum lagi dengan adanya operasional tol yang dimungkinkan berjalan pada 2024 mendatang, sehingga perlu manajemen yang memadai.
- Uang Rupiah Baru Diterawang Tak Ada Tiga Angka Nol, BI Bakal Terapkan soal Redenominasi
- Satu Dasawarsa UU Keistimewaan, Nayantaka DIY AdakanTirakatan Serentak di 392 Kalurahan
- KAI Bakal Ganti Kursi Tegak di Kelas Ekonomi
"Pada bagian lain Jogja juga kota heritage yang mana tata ruang istimewa hampir 60 persen ada di Jogja. Artinya itu jadi sebuah daya saing kita tapi juga bagian lain dari kesulitan untuk mengembangkan sarana prasarana lalu lintas," kata Aman. (Anz)
