
5 Tempat Kulineran Tradisional Bernuansa Jawa di Jogja
- Tempat-tempat kuliner di Yogyakarta kini menawarkan beragam keunggulan untuk menarik pengunjung. Dengan budaya Jawa yang kental di Yogyakarta, Sebagian pelaku usaha kuliner pun mengajak masyarakat untuk menikmati kuliner dengan nuansa khas Jawa.
Budaya
YOGYAKARTA, Jogjaaja.com – Tempat-tempat kuliner di Yogyakarta kini menawarkan beragam keunggulan untuk menarik pengunjung. Dengan budaya Jawa yang kental di Yogyakarta, Sebagian pelaku usaha kuliner pun mengajak masyarakat untuk menikmati kuliner dengan nuansa khas Jawa.
Ada beberapa tempat kuliner yang menghadirkan nuansa khas Jawa. Mana saja? Jogjaaja.com mencoba merangkumnya untuk kamu.
1. Warung Watoe Gajah

Restoran yang terletak di Plumbon, Sleman ini hadir dengan suasana alam yang sejuk dan asri. Pemandangan alam yang menawan siap memanjakan mata para pengunjung. Ruang makannya berupa bangunan tradisional limasan yang dihiasi dengan gebyok khas Jogja dan beberapa gubung kecil. Restoran ini juga menyajikan berbagai hidangan tradisional Jawa yang dibanderol dengan harga terjangkau. Warung Watoe Gajah buka setiap hari pukul 10.00-18.00 WIB.
- Jumlah Dikurangi, Harga IPO Widodo Makmur Perkasa Ditetapkan Rp160
- Investasi Digital RI Terbesar di ASEAN, Tapi Masih Terpusat di Jawa
- Telkom Launching mySooltan, Aplikasi Untuk UMKM Go Online
2. Kopi Klothok Menoreh

Kopi Klothok Menoreh berada di Nanggulan, Kulon Progo. Restoran ini memiliki ruang makan ikonik yang berbentuk pendopo joglo terbuka, khas Jogja banget. Suasana restoran ini sangat sejuk, dengan dikelilingi area persawahan. Perabotan yang digunakan juga terkesan tradisional, seperti teko, anglo, dan wajan dari tanah liat. Kopi Klothok Menoreh menyajikan menu makanan rumahan. Pengunjung bisa mengambil sendiri menu secara prasmanan. Namun, beberapa menu juga bisa dipesan terpisah.
3. Jiwa Jawi Resto

Lokasi Jiwa Jawi Resto tersembunyi di balik hutan kecil, tepatnya di daerah Kasihan, Bantul. Resto yang buka setiap hari pukul 11.00-18.00 WIB konsepnya memang menyatu dengan alam. Bangunan resto ini kuno khas kolosal seperti bangunan tembok Keraton Jogja atau Taman Sari. Di tengahnya terdapat ruang makan pendopo yang ikonik. Resto ini menyajikan makanan khas nusantara.
4. Mbah Bayan Coffee & Kitchen

Mbah Bayan Coffee & Kitchen menawarkan menu tradisional dan berbagai macam kopi-kopian. Resto yang terletak di Tirtoadi, Sleman ini juga mengusung konsep menyatu dengan alam. Tak heran, jika resto ini berada di antara pepohonnan hijau dan terdapat kolam renang. Ruang makannya berbentuk joglo terbuka, serta beberapa gubug kecil. Suasana resto yang buka pada Selasa-Minggu setiap pukul 11.00-20.00 WIB ini cukup tenang dan sejuk. Di sini juga disediakan hamcock untuk bersantai.
- Mau Belajar Mengenal Wayang Beber? Kunjungi Museum Wayang Beber Sekartaji
- Yuk, Hunting Barang Antik dan Vintage di Pasar Seni Gabusan
- OJK Sebut Kolaborasi Jago dan Gopay Percepat Inklusi Keuangan
5. Kopi Tempuran

Kafe yang berlokasi di Kasihan, Bantul ini mengusung tema etnik nan tradisional. Ruang makannya didominasi oleh ruang makan outdoor. Posisinya ada yang di sekitar bangunan utma, dan ada yang berada di rooftop. Nuansanya juga seperti di tengah hutan, karena kafe ini dikelilingi pepohonan rimbun. Menu yang disajikan adalah masakan nusantara, camilan, serta minuman kopi dan nonkopi. (*)
