Jogja

Agar Terus Survive, Sultan Harapkan 'Si Bakul' Harus Terus Bertransformasi Secara efektif

  • YOGYA, Jogjaaja.com - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan bahwa program Sistem Pembinaan Koperasi dan Pelaku Usaha atau biasa disebut SiBakul i
Jogja
Ties

Ties

Author

YOGYA, Jogjaaja.com - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan bahwa program Sistem Pembinaan Koperasi dan Pelaku Usaha atau biasa disebut SiBakul inisiasi Dinas Koperasi dan UKM (Diskop UKM) DIY, merupakan sebuah terobosan untuk mendongkrak peningkatan ekonomi di DIY.


“Patut kita syukuri bersama, sejumlah terobosan perekonomian sudah dilakukan, salah satunya inovasi SiBakul. Sejak awal didirikan, SiBakul telah bertransformasi, bermula sebagai platform pembinaan koperasi dan UMKM, hingga saat ini menjadi dwi fungsi pembinaan dan markerplace,” jelas Sri Sultan, Kamis (16/12) siang dalam agenda Semarak SiBakul, di Borobudur Ballroom, Grand Inna Hotel Malioboro, Yogyakarta. Pada agenda tersebut, turut hadir Plt. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Yogyakarta Miyono, Direktur Utama Bank BPD DIY Santosa Rohmad, dan Kepala Diskop UKM DIY Srie Nurkyatsiwi.

Sri Sultan menambahkan bahwa UMKM yang telah terdigitalisasi tak hanya latah mengikuti trend digitalisasi. “SiBakul muncul menjadi antithesis atas kerasnya persaingan pasar bebas, dengan menjadi dinamisator yang berpihak pada mereka yang lemah dan rentan. Dengan tentu mengusung misi 'mendorong pemulihan usaha melalui akselerasi proses adaptasi dan transformasi UMKM',” tambah Ngarsa Dalem.

Menyikapi berbagai dinamika dan konstelasi pasar, terdapat kelima langkah yang dapat dilakukan yakni:

1. Melakukan koneksi dan konsolidasi melalui skema multihelix dengan mengembangkan konektivitas antara usaha mikro kecil dengan usaha menengah dan besar

2. Meningkatkan kapasitas usaha dan akses pembiayaan bagi wirausaha, dengan upaya penyediaan insentif fiskal, skema pembiayaan terjangkau, dan pendampingan akses pembiayaan

3. Peningkatan kapasitas, jangkauan, dan inovasi koperasi dalam desain revitalisasi perkoperasian

4. Peningkatan peluang usaha dengan pemberian pelatihan kewirausahaan, memperbanyak inkubasi usaha, penguatan kapasitas layanan usaha, sentra umkm, dan digitalisasi UMKM

5. Peningkatan nilai tambah usaha sosial


Ngarsa Dalem mengutarakan bahwa di era digitalisasi seperti saat ini, organisasi harus memiliki respon cepat terhadap dinamika perubaha. “Selayaknya falsafah Playu Lonjong Mimis, organisasi harus memiliki respon cepat agar bisa survive dan terus bertransformasi secara efektif,” urai Ngarsa Dalem.

Lantas, ujar Ngarsa Dalem, kesuksesan transformasi dibuktikan dengan adanya kolaborasi antara SiBakul dengan Bank BPD DIY yang melakukan inovasi yang berdaya guna. “Selain itu, dilakukan pemberian skim kredit untuk pembayaran pajak kendaraan berkolaborasi dengan BPKA DIY, pengembangan QR Pay dalam BPD mobile, dan mempermudah layanan SP2D online,” tukas Ngarsa Dalem.

 

Sri Sultan berharap agar SiBakul dan BPD DIY senantiasa peka terhadap potensi dan pada akhirnya mendapatkan trust dari masyarakat. “Teriring ucapkan selamat dan apresiasi kepada keduanya, atas upaya membangun perekonomian dan menjadi pemandu dalam pengembangan UMKM serta Koperasi di DIY,” tutup Sri Sultan.

Adapun untuk bisa masuk ke dalam markethub, UKM DIY harus lolos kurasi dari Diskop UKM DIY. Dari sekitar 300 ribu UKM yang gabung SiBakul, tidak semua masuk ke market hub. Dari sebanyak 4-5 ribu yang sudah mendaftar, yang lolos kurasi sekitar 2 ribu. Namun demikian, bukan berarti Diskop UKM DIY lantas mengabaikan yang tidak lolos kurasi melainkan tetap dibina dan didampingi baik on-class maupun coaching dengan memanfaatkan anggaran Pemda DIY baik dengan Dana Keistimewaan maupun bukan.

Pada kesempatan tersebut, dilakukan pengundian hadiah akhir tahun berupa 6 unit Mitsubishi Expander dan 1 unit Honda Grand New Civic. Pengundian hadiah disaksikan Gubernur DIY, Kepala Diskop UKM DIY, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Yogyakarta, dan segenap aparat kepolisian.

Diskop UKM DIY juga memberikan apresiasi kepada 6 UKM dan Koperasi terbaik dari sisi produk maupun manajemen sumber daya manusianya.  
Lalu, diluncurkan pula website UMKM SiBakul yang dilakukan oleh Kepala Diskop UKM DIY Srie Nurkyatsiwi bersama Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Agenda selanjutnya ditutup dengan sesi ramah tamah yang diiringi penampilan virtual Simfoni Keroncong Muda dan Paksi Raras band. (*)