
ASN Kota Yogyakarta Tingkatkan Kompetensi Bahasa melalui Sosialisasi dan Simulasi UKBI
- Yogya, Jogjaaja.com – Dalam rangka meningkatkan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) di bidang Bahasa Indonesia, Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Kebu
Jogja
Yogya, Jogjaaja.com – Dalam rangka meningkatkan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) di bidang Bahasa Indonesia, Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) menyelenggarakan Sosialisasi dan Simulasi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI). Acara ini berlangsung pada Rabu, 22 Januari 2025, di Hall Phytagoras, Taman Pintar Yogyakarta, dan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Yetti Martanti.
Dalam sambutannya, Yetti Martanti menegaskan bahwa Bahasa Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai simbol identitas nasional dan perekat keberagaman bangsa.
"Sebagai kota budaya, Yogyakarta memiliki tanggung jawab istimewa dalam pelestarian Bahasa Indonesia, sekaligus memanfaatkan keistimewaannya untuk memperkuat identitas nasional. ASN di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta harus menjadi teladan dalam penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, baik dalam penyusunan dokumen, komunikasi publik, maupun pelayanan masyarakat," ujarnya.
- Perusahaan Manufaktur India Melirik Investasi di Indonesia: Kawasan Industri Jababeka Dukung Pertumbuhan PDB 8%
- Dampak Nyata LindungiHutan Tanam 978.000 Pohon di Indonesia
- CLAV Digital Meluncurkan Surabayakini.com: Portal Berita Lokal untuk Kota Pahlawan
- Layanan IT Outsourcing Nextgen Memudahkan Transformasi Digital Bisnis Anda
UKBI: Strategi Meningkatkan Pelayanan Publik
Sosialisasi dan simulasi UKBI ini merupakan langkah strategis yang diambil Pemkot Yogyakarta untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, inklusif, dan berorientasi pada kualitas layanan publik. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan berbahasa secara profesional, mendukung pelayanan publik yang komunikatif dan jelas, serta mengukuhkan Yogyakarta sebagai pusat budaya nasional.
Acara ini dihadiri oleh Kepala Balai Bahasa DIY, Dra. Dwi Pratiwi, M.Pd., serta dua narasumber ahli, Mulyanto, M.Hum., dan Aji Prasetyo, S.S., dari Balai Bahasa DIY. Para peserta yang berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta mengikuti kegiatan ini dengan antusias.
Taman Pintar sebagai Zona Praktik Baik Bahasa Indonesia
Pemilihan Taman Pintar sebagai lokasi acara memiliki alasan khusus. Selain sebagai destinasi wisata edukasi, Taman Pintar telah ditetapkan sebagai zona praktik baik penggunaan Bahasa Indonesia di ruang publik. Pada Desember 2024, Taman Pintar meraih penghargaan Penggunaan Bahasa di Ruang Publik Terbaik III dari Balai Bahasa DIY atas komitmennya menggunakan Bahasa Indonesia sesuai kaidah pada berbagai media informasi, seperti papan nama gedung dan infografis.
Kolaborasi untuk Pelestarian Bahasa Indonesia
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta menyampaikan apresiasinya kepada Balai Bahasa DIY atas kolaborasi yang telah terjalin. "Kami berharap ASN di Yogyakarta mampu menjadi duta Bahasa Indonesia yang unggul, profesional, dan berbudaya. Ini adalah bagian dari upaya memperkuat keistimewaan Yogyakarta sebagai kota budaya yang menjunjung tinggi nilai-nilai bahasa dan budaya," kata Yetti Martanti.
- BRI Berikan Dividen Interim Rp20,33 Triliun Sebagai Komitmen Keuntungan untuk Pemegang Saham
- Sukses Lintas Bidang, Yentonius Jerriel Ho Jadi Inspirasi Generasi Muda
- Tokocrypto Sambut Positif Peran OJK dalam Pengaturan dan Pengawasan Aset Kripto
Acara ini diakhiri dengan simulasi UKBI, yang menjadi sarana bagi para peserta untuk mengukur dan meningkatkan kemampuan mereka dalam berbahasa Indonesia dengan baik dan benar. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat identitas nasional melalui peran strategis ASN
