Berbagai macam burung dijual di PASTY.
Jogja

Awal 2022, Penjualan Pedagang di PASTY Perlahan Mengalami Peningkatan

  • Buat kamu penggemar satwa maupun tanaman hias, pasti sudah sering mampir ke Pasar Aneka Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (PASTY) yang terletak di Jalan Bantul KM.1 No.141, Kelurahan Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron, Kota Yogyakarta. Di sini, kamu bisa menikmati dan berbelanja aneka satwa dan beragam tanaman hias.
Jogja
Tyo S

Tyo S

Author

YOGYAKARTA, Jogjaaja.com – Buat kamu penggemar satwa maupun tanaman hias, pasti sudah sering mampir ke Pasar Aneka Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (PASTY) yang terletak di Jalan Bantul KM.1 No.141, Kelurahan Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron, Kota Yogyakarta. Di sini, kamu bisa menikmati dan berbelanja aneka satwa dan beragam tanaman hias. 

PASTY dibagi menjadi dua bagian, yakni Zona Satwa dan Zona Tanaman Hias. Zona tersebut hanya bersebrangan dan keduanya dipisahkan oleh Jalan Bantul.

Di Zona Satwa terdapat puluhan penjual burung, ayam, kucing, tokek, anjing, ikan dan masih banyak lagi. Memasuki area tersebut para pengunjung disambut dengan kicauan burung yang terdengar ramai dan bersautan.

Selain itu, Zona Tanaman Hias juga tak kalah menarik. Di sana pengunjung bisa melihat aneka tanaman seperti tanaman anggrek, mawar, kaktus, buah-buahan dan lain sebagainya. Pengunjung dapat membeli dengan harga yang terjangkau murah.

Para pedagang di PASTY merasakan dampak pandemic COVID-19. Omset dari Sebagian pedagang mengalami penurunan. Salah satu pedagang burung di Los 21 Zona Satwa, Novan mengatakan, selama pandemi omset penjualan burung Love Bird (Labet) dan Kenari turun hingga 50 persen.

Tapi di awal 2022 ini cukup menggembirakan karena penjualan melonjak hingga 80 persen. Alhamdulillah di Tahun 2022 ini penjualan meningkat, tetapi kalau hujan penjualan menjadi sepi," ujarnya.

Menurutnya, banyaknya peminat burung Labet dan Kenari ini selain makanannya yang murah dan terjangkau yakni biji-bijian dan sayur, suara burung nyaring dan aktif. "Harga burung ini sangat terjangkau yakni Rp50.000 hingga Rp350.000 tergantung jenisnya. Labet dan Kenari semua banyak peminatnya," jelasnya.

Sementara itu, penjual tanaman hias Fatur mengungkapkan, dibandingkan dengan 2021, penjualan tanaman hias lebih banyak di awal masa pandemi 2020. Namun, lanjutnya, perlahan penjualan saat ini mulai berangsur-angsur membaik.

 "Tanaman malah melonjak saat Maret 2020 lalu. Saat PPKM lebih sedikit penjualannya. Pasang surut dalam penjualan kadang banyak atau sedikit kita tetap bersyukur. Sekarang perlahan mulai normal penjualannya," ungkapnya. (*)