
Dorong UKM di Lima Destinasi Pariwisata Tumbuh, Adira dan Kemenperaf Gelar estival Kreatif Lokal 2021
- JAKARTA, Jogjaaja.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI) bersama Adira Finance kembali mengadakan Festival Kreat
Ekonomi, Fintech & UMKM
JAKARTA, Jogjaaja.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI) bersama Adira Finance kembali mengadakan Festival Kreatif Lokal (FKL) untuk yang kedua kalinya dengan tema ‘Tumbuh Bersama Sahabat’.
Festival Kreatif Lokal 2021 merupakan wujud komitmen Adira Finance untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif melalui program Kemenparekraf RI #BeliKreatifLokal dan Bangga Buatan Indonesia, khususnya bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di lima Destinasi Super Prioritas (DSP) Pariwisata Indonesia, yakni Danau Toba, Sumatera Utara; Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur; Borobudur, Jawa Tengah; Likupang, Sulawesi Utara; Mandalika, Nusa Tenggara Barat.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno yang memberikan sambutan secara virtual dan diwakili Deputi Bidang Pemasaran Nia Niscaya mengapresiasi konsistensi Adira Finance yang terus mendukung pelaku UKM di sektor pariwisata melalui Festival Kreatif Lokal 2021
”Gelaran Festival Kreatif Lokal 2021 bukti konsistensi dan kepedulian Adira Finance terhadap pelaku UKM di sektor pariwisata. Lebih utama lagi, Festival Kreatif Lokal 2021 menjadi modal bagi pelaku UKM di lima Destinasi Super Prioritas untuk tumbuh dan menunjukkan semangat terus maju di tengah tantangan,” katanya di Gedung Sapta Pesona, Kemenparekraf RI, Jakarta secara virtual, Rabu, (1/9).
Menurut Sandiaga Festival Kreatif Lokal 2021 menjadi peluang untuk meningkatkan kapasitas UKM dalam beradaptasi serta berinovasi terhadap perkembangan dunia usaha, terutama pada industri pariwisata. Selain sebagai modal untuk bertumbuh, Festival Kreatif Lokal 2021 juga bermanfaat bagi pelaku UKM dalam mendapatkan pelatihan karena menggunakan metode practical, sehingga dapat diterapkan langsung dalam bisnis UKM. Hal ini menjadi peluang besar bagi UKM dalam memaksimalkan potensi usaha ke depannya.
“Festival Kreatif Lokal 2021 sejalan dengan program Kemenparekraf RI dalam menggerakkan kembali roda perekonomian di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia, serta merupakan langkah nyata berkelanjutan yang dilakukan Adira Finance, sebagai contoh kolaborasi yang baik di mana pihak swasta turut membantu kemajuan UKM di lima Destinasi Super Prioritas Pariwisata Indonesia,” tandasnya.


Pada kesempatan yang sama Direktur Utama Adira Finance, Hafid Hadeli, menjelaskan, “Festival Kreatif Lokal 2021 merupakan salah satu rangkaian kegiatan HUT ke-31 Adira Finance. Melalui kegiatan inimendukung upaya pemerintah, khususnya Kemenparekraf RI, dalam memajukan UKM sektor ekonomi kreatif agar bersama-sama tumbuh membangun perekonomian Indonesia di tengah masa pandemi.
"Program ini diselenggarakan sejalan dengan visi perusahaan dalam Menciptakan nilai bersama untuk meningkatkan kesejahteraan. Festival Kreatif Lokal 2021 berupaya mencari UKM terbaik dari tiga kategori bidang ekonomi kreatif, yaitu Kuliner, Kriya, dan Fashion, dari masing-masing lima Destinasi Super Prioritas pariwisata Indonesia."
Hafid Hadeli menjelaskan pada prosesnya, UKM peserta Festival Kreatif Lokal 2021 akan diseleksi dan dinilai berdasarkan inovasi dan orisinalitas produk, visi-misi, model bisnis, serta strategi bisnis yang dikembangkan. Selain itu, tujuan, sekaligus dampak usaha terhadap pengembangan ekosistem daerah wisata, termasuk juga unsur kebudayaan dan pemberdayaan sumber daya masyarakat di sekitar lokasi usaha mereka.
"Malam Gebyar Adira Kreasi 2021 yang menjadi acara puncak rangkaian Festival Kreatif Lokal 2021 akan diadakan November. Acara ini diselenggarakan bertepatan dengan HUT ke-31 Adira Finance pada November mendatang bertempat di Candi Borobudur, Jawa Tengah," pungkasnya.
Direktur Adira Insurance, Wayan Pariama mengatakan Festival Kreatif Lokal 2021 juga diharapkan membuka peluang yang lebih besar bagi para UKM, khususnya di industri pariwisata Indonesia, agar semakin diakui secara nasional dan mengglobal.
" Kami yakin kegiatan ini mampu mendorong pertumbuhan dan meningkatkan daya saing UMKM sehingga akan berdampak positif bagi perekonomian Indonesia secara keseluruhan. Tentu saja Zurich akan hadir bagi pelaku UMKM untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya perlindungan dalam menjalankan usaha." (*)
