News

BEM SI sebut Orba Miliki Kebebasan, Begini Tanggapan Ernest

  • KOORDINATOR Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kaharuddin baru-baru ini menyampaikan pendapatnya mengenai tuntutan perkara para mahasisw
News
Ties

Ties

Author

KOORDINATOR Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kaharuddin baru-baru ini menyampaikan pendapatnya mengenai tuntutan perkara para mahasiswa dalam demo, 11 April 2022 melalui acara HOTROOM Metro TV.

Namun berbeda dengan sebelum-sebelumnya hasil perbincangan itu justru lebih menyudutkan mahasiswa. 

Hal ini karena Kaharuddin, dinilai kurang tepat jika menyebutkan pada era orde baru, masyarakat Indonesia memperoleh kebebasan dan kesejahteraan.

Dalam berbagai cuplikan video yang tersebar di twitter ia menyebutkan bahwa, "Terkait dengan itu, bagaimana hari ini tentang kesejahteraan. Contoh misalkan di orde lama, kita peroleh yang namanya kebebasan dan kesejahteraan? Tidak. Orde baru kita peroleh yang namanya kebebasan, kesejahteraan kita punya. Hari ini yang ingin kita tanyakan adalah apakah kita peroleh kesejahteraan? Apakah kita peroleh kebebasan?,” ujar Kaharuddin dalam argumentasinya.

Mendengar pendapat yang dilontarkan Koordinator Pusat BEM SI, anggota Komisi XI DPR RI, Masinton Pasaribu membantah pendapat bahwa orde baru justru sebaliknya dari yang dikatakan oleh Kaharuddin mengenai kebebasan.

"Orde baru itu tidak ada yang namanya kebebasan. Kesejahteraan ya semu. Teman-teman mahasiswa juga harus objektif karena kebebasan tidak ada dalam alam masa orde baru, makanya kami dan teman-teman tahun 97 -98 menentang itu, memperjuangkan adanya demokrasi," kata Masinton Pasaribu.

Pernyataan Kahar tersebut belakangan menuai kecaman dari warganet. Dia dikritik lantaran mengeluarkan pernyataan yang tak berbasis fakta dan data.

Usai ramai di media sosial, Kahar kemudian memberikan klarifikasi atas pernyatannya. Lewat akun Twitter pribadinya, Kahar mengatakan maksud pernyataannya ialah bahwa rakyat mendapat kesejahteraan di masa Orba, namun tidak dengan kebebasan.

Hingga kini tagar BEM SI menjadi trending topik di media sosial twitter. Banyak netizen yang ikut mengkritisi kekeliruan yang dilontarkan Ketua BEM SI Kaharuddin.

Salah satunya, dari stand up Comedian Ernest Prakasa, yang dengan jomplang membandingkan Kaharuddin dengan para peminta sumbangan di lampu merah.

"Ini mahasiswa yang suka minta sumbangan di lampu merah kali," jelas Ernest dalam akun twitter pribadinya @ernestrpakasa. (MG-01)