
Bersama PAI, Korda IIQ An Nur Bantul Gelar Podcast Dakwah
- BANTUL, Jogjaaja.com - Korps Dakwah Mahasiswa (Korda) Institut Ilmu Qur'an (IIQ) An Nur Bantul Yogyakarta dan Bimbingan Belajar (Bimbel) Nurus Jogja di Jl Semai
Bantul
BANTUL, Jogjaaja.com - Korps Dakwah Mahasiswa (Korda) Institut Ilmu Qur'an (IIQ) An Nur Bantul Yogyakarta dan Bimbingan Belajar (Bimbel) Nurus Jogja di Jl Semail Gg Kyai Jokerti No 20, Jokerten RT Timbulharjo Sewon menggelar Podcast Dakwah yang bertepatan dengan Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag Bantul ke 76.
Kegiatan itu menghadirkan Penyuluh Agama Islam ( PAI) Non PNS KUA Sewon yang menjadi salah satu peserta Bimtek Terbaik Nasional 2021 dan satu diantara Penyuluh Teladan Yogyakarta 2018 mewakili Kab. Bantul.
- Mietagarjogja Sediakan Mie Ikan Aneka Toping, Rasanya Bikin Nagih
- Omicron Punya Sifat Lebih Menular, Cegah dengan Hal ini
- Catat Jadwalnya, Berikut Drakor Terbaru dan Tayang Pada Januari 2022
- Telemedisin Mudahkan Akses Kesehatan Masyarakat Indonesia Selama Pandemi COVID-19
- Pendaftaran Bisa Langsung, RSA UGM Layani Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun
- Pemkab Sleman Berikan Bantuan Kepada 157 Anak Yatim Korban Covid-19
Kegiatan itu ditanyangkan secara live streaming Instagram Dema STEBI Al Muhsin Krapyak Wetan Yogyakarta
Ketua Umum Korda IIQ, Asep Napiril mengatakan, podcast dakwah ini bertepatan HAB Kemenag Bantul Ke 76 bertema "motorik gerakan dakwah dari masa ke masa". Selain narasumber Penyuluh Agama Islam, Ustadz Rustam Nawawi, yang memberikan materi 'sejarah tokoh dakwah islam', ada juga Menteri Sekretaris Dema STEBI Al Muhsin Yogyakarta, Nurul Hidayani mengenai 'peran sosmed dalam motorik dakwah', dan pembicara nasional, Ahmad Ulumuddin selaku Ketua Umum Forum Komunikasi Korps Dakwah Nusantara (FKKDN) tentang 'peran dan tantangan mahasiswa dalam dakwah'.
Ustadz Rustam menjelaskan, dalam sebuah organisasi terdapat dua strategi motorik gerakan, yakni pertama dengan melakukan aksinya nyata memberikan keteladanan, salah satu contoh, kalau di Nahdlatul Ulama ada sosok Mbah KH Wahab Hasbullah, KH. Wahid Hasyim, dan Kalau di Takmir Musholla Jokerten ada Muhammad Wazri, Sang Penjaga Kebudayaan Silat Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir (TTKKDH) Kupangsari Gunung Sugih Besar, Lampung ada Ismail Mustajab bin Ahmad.
- SMART Teacher Upaya Tingkatkan Kompetensi Tenaga Pendidik Indonesia
- Bukalapak Tanggapi Pengunduran Diri Rachmat Kaimuddin dari Jabatan Direktur Utama
- Sekda Lepas Ekspor Sebesar Rp22,4 Miliar, Komoditas Pertanian Jadi Andalan Pertumbuhan Ekonomi DIY
"Sementara itu, motorik gerakan yang kedua, melalui media tulisan berupa Kodifikasi Qur'an dimasa Rasulullah Saw, penulisan standarisasi Qur'an Rasm Utsmani oleh Khalifah Utsman bin Affan, dan perawi hadist, kalau saat ini seperti penulis, jurnalis, quotes dakwah di media sosial," ujar Rustam yang juga Dosen STEBI Al Muhsin Yogyakarta. (Anz)
