
Bupati Sleman Resmikan Aplikasi SAKTI.Link KSPPS Prima Artha
- SLEMAN, Jogjaaja.com - Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo meresmikan Aplikasi SAKTI.Link KSPPS Prima Artha. Peresmian dilakukan bersamaan dengan dibukanya
Ekonomi, Fintech & UMKM
SLEMAN, Jogjaaja.com - Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo meresmikan Aplikasi SAKTI.Link KSPPS Prima Artha. Peresmian dilakukan bersamaan dengan dibukanya secara resmi Rapat Anggota Tahunan XXIII KSPPS Prima Artha di @K Hotel Kaliurang.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyampaikan apresiasinya atas inovasi yang dilakukan KSPPS Prima Artha dengan meluncurkan Aplikasi Mobile Sakti.Link.
“Saya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada KSPPS Prima Artha atas peluncuran Aplikasi Mobile SAKTI.Link. Aplikasi ini menjadi wujud semangat dan inovasi KSPPS Prima Artha dalam memajukan organisasi serta memberikan kemudahan layanan bagi para anggotanya,” ujarnya.
Lebih Lanjut, Kustini menyampaikan bahwa koperasi merupakan bagian dari sektor strategis dalam pemulihan ekonomi masyarakat Sleman pada saat pandemi Covid-19. Salah satu permasalahan dalam membangkitkan perekonomian masyarakat adalah keterbatasan modal usaha dan likuiditas.
Hadirnya Koperasi simpan pinjam menjadi salah satu alternatif solusi untuk penyediaan modal dan likuiditas bagi usaha masyarakat.
Senada dengan Bupati Sleman, Pengurus KSPPS Prima Artha, R.Agus Choliq menyampaikan bahwa inovasi-inovasi harus dilakukan sebagai penyesuaian terhadap perkembangan teknologi sehingga pelayanan kepada masyarakat, khususnya anggota koperasi dapat ditingkatkan.
- Pemberian Vaksin Booster Bagi Lansia di Kota Yogyakarta Ditargetkan Rampung Februari
- Ini Dia Kandidat Kuat Pewaris Tahta Mangkunegaran, GPH Bre
- 18-24 Januari Yogyakarta Masuk PPKM Level 2, Super Market Wajib Tutup Jam 21.00
“KSPSS Prima Artha dinyatakan sebagai Koperasi yang masuk Kategori Sehat oleh Kementerian Koperasi dan UKM. Oleh karena itu kita harus berusaha mempertahankannya dengan meningkatkan pelayanan-pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk dalam mengikuti perkembangan teknologi digital,” kata Agus. (*)
