Jogja

Capaian Zakat Tembus Rp10,9 Miliar, Sri Paduka Minta Baznas DIY Edukasi Masyarakat

  • YOGYA, Jogjaaja.com - Baznas DIY diharapkan tidak hanya mampu memberikan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga mengedukasi dan mengidentifikasi
Jogja
Ties

Ties

Author

YOGYA, Jogjaaja.com - Baznas DIY diharapkan tidak hanya mampu memberikan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan, tetapi juga mengedukasi dan mengidentifikasi masyarakat penerima bantuan.

Edukasi bagi masyarakat merupakan bentuk investasi intelektual yang nantinya akan memberikan kemaslahatan yang lebih long lasting. Hal ini disampaikan Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X saat menerima kunjungan Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) DIY di Gedung Pare Anom, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta pada Kamis (16/12).

“Menurut beliau (Wakil Gubernur DIY) memang Baznas memberi bantuan pada orang yang membutuhkan tapi tidak berhenti sampai di sana. Yang penting adalah bagaimana mengidentifikasi masyarakat, kalau yang akan mendapat bantuan itu harus seperti apa," kata Ketua Baznas DIY Puji Astuti.

Puji juga menyebutkan pentingnya edukasi agar masyarakat memahami mengapa mereka harus dibantu dan mengapa mereka tidak harus dibantu.  Selanjutnya perlu disampaikan setelah dibantu ke depannya apa yang harus dilakukan, bagi yang tidak dibantu apa yang perlu dilakukan.

Baznas DIY telah memiliki 5 program zakat, yaitu DIY Cerdas, DIY Taqwa, DIY Peduli, DIY Sehat, dan DIY Sejahtera. DIY Cerdas merupakan penyaluran zakat di bidang pendidikan, DIY Taqwa zakat di bidang dakwah, DIY Peduli penyaluran bersifat sementara untuk mustahik prioritas serta masyarakat korban bencana alam dan konflik sosial. Sedangkan DIY Sehat untuk bantuan pengobatan serta rehabilitasi dan DIY Sejahtera untuk pemberdayaan masyarakat dengan kegiatan ekonomi produktif.

Di masa pandemi, peran Baznas DIY semakin penting. Puji mengungkapkan bahwa semakin banyak warga masyarakat yang memerlukan bantuan di masa pandemi ini. Untuk itulah penting bagi Baznas untuk mendorong agar masyarakat yang sudah rutin memberikan bantuan (muzakki) meningkatkan zakatnya untuk membantu lebih banyak orang. 

Tahun 2021 ini capaian zakat Baznas DIY telah mampu melampaui target, Puji mengatakan, “Alhamdulillah sampai bulan Desember ini mencapai Rp. 10,9miliar dari target Rp 5,5miliar.”

Baznas DIY selama ini juga telah bekerjasama dengan Baznas Kabupaten/Kota untuk melakukan vaksinasi di pondok pesantren. Hingga saat ini, telah terlaksana vaksinasi untuk 4000 santri. 

Sri Paduka berharap agar selanjutnya Baznas DIY dapat turut membantu memberikan vaksin booster bagi lansia dan guru.

 Puji menuturkan bahwa nantinya usai vaksinasi di pondok pesantren dan panti asuhan selesai, Baznas DIY akan berupaya untuk memberikan vaksin booster bagi lansia dan guru tersebut. (*)