Bantuan paket sembako dari Tiket.com disalurkan untuk para pelaku wisata di DIY.
Home

Dinas Pariwisata DIY Salurkan 500 Paket Sembako dari Tiket.com untuk Pelaku Wisata

  • YOGYAKARTA-Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyalurkan 500 paket sembako kepada para pelaku wisata terdampak Covid-19. Paket sembako tersebut merupakan hasil sumbangan Tiket.com.

Home
Tyo S

Tyo S

Author

YOGYAKARTA-Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyalurkan 500 paket sembako kepada para pelaku wisata terdampak Covid-19. Paket sembako tersebut merupakan hasil sumbangan Tiket.com.

 

Selanjutnya bantuan tersebut diserahkan kepada perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota dan secara simbolis kepada perwakilan pelaku wisata di Graha Wana Bhakti Yasa, Kota Yogyakarta pada Senin (18/5/2020).

 

Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo menyampaikan paket sembako yang diberikan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Tiket.com sebagai mitra resmi Kemenpar RI terhadap pelaku wisata terdampak Covid-19. Isi paket yang diterima para pelaku wisata ini sama dengan yang diberikan oleh Kemenpar RI beberapa waktu lalu. Namun Singgih memastikan, tidak ada duplikasi data penerima bantuan.

 

“Kita telah memilah dan memilih siapa saja yang berhak menerima. Beberapa waktu lalu kan 15 ribu pelaku wisata sudah dapat bantuan. Itu kita lakukan filter agar tidak terjadi duplikasi data. Jadi penerima bantuan ini dipastikan bukan yang menerima bantuan dari Kemenpar RI baik pada gelombang 1 yang lalu, maupun pada gelombang 2 yang akan datang,” jelas Singgih.

 

Menurut Singgih, sasaran pemberian bantuan ini hanyalah DIY dan Bali, karena dua daerah ini merupakan tujuan wisata utama di Indonesia. Ketika dunia pariwisata mengalami keterpurukan, wajar apabila DIY dan Bali yang terdampak paling besar. Bahkan saat ini hampir semua pelaku wisata di DIY mengalami kelumpuhan.

 

"Saat ini tidak ada wisatawan yang datang, sehingga mereka tidak punya pemasukan dan kehilangan penghasilan. Hal ini berakibat mereka tidak bisa membeli kebutuhan pokok. Bantuan ini sangat bermanfaat dan berarti untuk mereka,” tutur Singgih. 

 

Singgih menambahkan, untuk mengatasi dampak Covid-19 ini, diperlukan kerjasama yang baik dan sinergis antara pemerintah, pelaku bisnis, media, dan akademisi. Selain itu, juga membutuhkan kerjasama dengan komponen tersebut untuk membangkitkan kembali geliat pariwisata setelah pandemi berakhir. (*)