Pelaksanaan kegiatan vaksinasi serentak untuk anak usia 6-11 tahun di SDN 03 Rawa Buntu, Tangerang Selatan, Selasa 14 Desember 2021. Foto : Panji Asmoro/TrenAsia
Jogja

Dinkes Pastikan Covid-19 Varian Omicron Belum Ditemukan di Kota Yogyakarta 

  • YOGYA, Jogjaaja.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin resmi mengumumkan penemuan satu kasus positif Covid-19 pertama akibat penularan varian B.1.
Jogja
Ties

Ties

Author

YOGYA, Jogjaaja.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin resmi mengumumkan penemuan satu kasus positif Covid-19 pertama akibat penularan varian B.1.1.529, atau Omicron di Indonesia per Kamis (16/12/21) pagi. 

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Yudiria Amelia menyampaikan, dari sejumlah kasus harian Covid-19 di wilayah itu pihaknya mengaku belum menemukan kasus warga yang terpapar varian Omicron.

"Belum ada, sejauh ini yang kami temukan itu masih varian delta. Jangan sampai lah. Kita bisa mengantisipasi dengan mewaspadai, dan disiplin prokes," ungkap Amel.

Ia mengatakan, untuk mengetahui penularan Omicron memang butuh waktu karena harus melewati uji lab terlebih dahulu. Namun, berdasarkan hasi penelitian selama ini varian itu belum terdeteksi di Kota Yogyakarta. 

"Tren harian kita juga sudah sangat landai. Per harinya itu kadang nol, dua, atau tiga kasus saja. Lagipula sekarang yang ditemukan mayoritas tanpa gejala," katanya. 

Ditambahkan, rata-rata warga atau pasien yang terpapar Covid-19 berasal dari pelaku perjalanan luar daerah atau skrining. Sehingga, bukan karena sakit, sehingga varian Omicron belum ada di Yogya.

Pihaknya berharap dengan ditemukannya varian Omicron di Indonesia masyarakat dapat sadar dan meningkatkan prokes. Prokes yang jadi benteng utama diharapkan harus tetap disiplin diterapkan di lapangan.

"Masker jangan lupa, karena sekarang sudah banyak yang dilepas-lepas. Termasuk di Malioboro, padahal di sana ramai wisatawan, bahkan dari luar daerah yang tingkat vaksinasinya belum 50 persen," katanya. (Anz)