Tren Leisure

Dipenuhi Adegan Panas, Through My Window Layakkah Ditonton?

  • THROUGHT My Window merupakan film remaja spanyol yang diadaptasi dari sebuah webnovel bertajuk A Traves De Mi Ventana, jika diartikan ke dalam ba
Tren Leisure
Ties

Ties

Author

THROUGHT My Window merupakan film remaja spanyol yang diadaptasi dari sebuah webnovel bertajuk A Traves De Mi Ventana, jika diartikan ke dalam bahasa Inggris artinya merujuk pada Through of My Window.
 

Webnovel tersebut ditulis oleh Ariana Godoy dan sudah dibawa sebanyak 339 juta pembaca di Wattpad. 
Hingga saat ini, di webnovel tersebut sudah terdapat 74 bab dengan bahasa Spanyol dan dapat dibaca melalui platform baca tersebut. Sedangkan, Through My Window versi film ditulis Eduard Sola, disutradarai oleh Marçal Forés dan sudah bisa ditonton di Netflix sejak 4 February 2022 lalu.

Mengisahkan tentang kehidupan Raquel (Clara Galle) remaja sederhana yang tinggal dikawasan kerajaan keluarga kaya raya, yaitu Keluarga Hidalgo. Meski hidup bertetangga tetetapi kehidupan kedua keluarga tersebut digambarkan dengan sangat berbeda.

Raquel dengan kesederhanaannya yang ditonjolkan dengan gaya dan rumahnya, sedangkan kehidupan keluarga Hidalgo yang digambarkan tinggal di rumah megah, memiliki perusahaan paling berpengaruh di Barcelona dan memiliki tiga pewaris tahta yang menjadi incaran para gadis. Pada awal film ini perbedaan strata sosial sudah sangat nampak ditunjukan.

Kisah berlanjut pada Raquel yang diam-diam menggunakan Wi-Fi milik keluarga Hidalgo dan menggunakannya untuk mengikuti seluruh kegiatan Ares, salah satu dari 3 pewaris tahta Hidalgo. Raquel yang terobsesi dengan Ares terus mengumpulkan foto-fotonya dan mencari tahu seluruh kehidupan Ares meski mereka belum pernah berinteraksi sekalipun.

Malapetaka muncul ketika Ares tiba-tiba menyadari dan meretas computer yang digunakan Raquel untuk menguntit dirinya. Ares bahkan diam-diam masuk ke kamar Raquel saat gadis itu tidur dan menggodanya, namun saat gadis itu meminta lebih Ares justru meninggalkannya.

Setelah kejadian tersebut nyatanya tidak menyurutkan niat Raquel untuk tetap mengikuti Ares. Ia justru semakin gencar untuk mengejar Ares dan membalaskan dendamnya dengan cara membuat Ares jatuh cinta.
Sayangnya, chemistry yang ditunjukan dalam film ini terbilang sangat kurang.

Hubungan asmara yang akhirnya melilit Raquel dan Ares hanya ditunjukkan dari adegan-adegan panas yang mereka lakukan. Tidak ada percakapan empat mata yang berarti, yang bisa membawa penonton paham kalau mereka berdua ini memang saling mencintai. Selain mengglorifikasi kegiatan menguntit yang tentunya membuat gadis itu menjadi seorang stalker ulung yang sangat menyeramkan, penulis naskah ‘Through My Window’ juga membuat karakter Raquel menjadi seorang yang labil.

Ia sering tidak konsisten ke kalimat yang ia kata-katanya sendiri. Awalnya ia ingin membuat Ares jatuh cinta padanya, tapi beberapa menit kemudian justru dirinya lah yang luluh kepada perilaku Ares. Sinematografi dan scoring yang cukup baik, contohnya seperti saat Adegan itu saat Raquel sedang mengikuti workshop menulis.

Kamera berhasil menangkap kegelisahan Raquel yang berulang kali melempar kertas tulisannya ke tong sampah. Saat ia tidak percaya diri dengan tulisan yang ia buat dan pemandangan-pemandangan sekitar rumah keluarga Hidalgo yang menarik secara estetika. Namun lagi-lagi kedua hal tersebut agaknya belum mampu menjelaskan banyaknya kebingungan yang ditemukan dalam film yang memiliki kategori 18+ ini.

Meskipun pemeran dalam film tersebut adalah seorang remaja, namun sasaran film ini lebih cocok ditujukan kepada orang dewasa. Sebab, terdapat berbagai adegan erotis yang tidak kalah dengan 50 Shades of Gray. Meskipun tidak memberikan adegan panas sepert halnya dalam film dewasa tersebut. 

Through My Window cenderung menunjukkan adegan ciuman hingga telanjang. Sepertinya banyak adegan dalam film ini yang dihilangkan, jika memang benar hal tersebut bisa menjadi penjelas mengapa film ini tampak sedikit dipaksakan.

Meskipun begitu film Through My Window masih bisa dijadikan rekomendasi dan disaksikan dikala bosan melanda. Jadi, bagaimana pendapatmu?