
Disetujui BPOM, Vaksin COVID-19 Sinovac Bisa Digunakan untuk Anak Usia 6-11 Tahun
- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga secara resmi telah menyetujui penggunaan vaksin COVID-19 Sinovac untuk anak usia 6 sampai 11 tahun.
Home
JAKARTA, Jogjaaja.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akhirnya menyetujui penggunaan vaksin COVID-19 Sinovac untuk anak usia 6 sampai 11 tahun. Hal ini sejalan dengan Pemerintah Indonesia yang tengah menjalankan program vaksinasi untuk menciptakan kekebalan kelompok atau herd immunity.
Vaksin Sinovac sendiri merupakan vaksin Coronavac yang diproduksi oleh Sinovac Life Science Co., Ltd China, dan juga Vaksin COVID-19 yang diproduksi oleh PT Bio Farma (Persero).
- Pakai Savefrom.net, Download Video Youtube dan Instagram Jadi Mudah
- Jangan Lewatkan, 5 Kuliner Ini Lagi Viral di Jogja Lho!
- Tuntaskan Vaksinasi DIJ, tiket.com Siapkan Sentra Vaksinasi di Obwis Gunungkidul dan Kulonprogo
Badan POM bersama dengan Tim Komite Nasional Penilai Khusus Vaksin COVID-19 juga sedang mempertimbangkan hasil studi klinik fase I/II dan fase IIb, dari aspek imunogenisitas dan keamanan, memutuskan bahwa penggunaan vaksin COVID-19 Sinovac pada anak usia 6 sampai 11 tahun dengan pemberian dosis medium (600 SU) dapat diterima.
Seperti yang dilansir dari akun Instagram @bpom_ri, Kepala Badan POM, Penny K. Lukito menyampaikan bahwa pada konferensi pers di Jakarta, Senin 1 November 2021, bahwa Badan Pom telah menyetujui perluasan indikasi vaksin COVID-19 Sinovac untuk anak-anak yang berusia 6 sampai 11 tahun.
Bersama dengan Tim Komite Nasional Penilai Khusus Vaksin COVID-19, hal ini diberikan usai mengkaji dan membahas tentang khasiat dan keamanannya saat diberikan kepada anak-anak.
- Buruan Daftar, Banyak Lowongan Pekerjaan Tersedia di Job Fair Virtual Yogyakarta 2021
- Gunakan Snaptik, Cara Mudah Download Video TikTok Tanpa Watermark
- Kemenkeu Dukung Percepatan Proyek SPAM Kamijoro dan TPST Piyungan
Dengan adanya persetujuan ini, maka akan semakin menambah jumlah populasi anak yang dapat divaksinasi. Hal ini juga menjadi faktor yang ikut membantu suksesnya program vaksinasi yang telah dicanangkan pemerintah untuk mempercepat terbentuknya herd immunity. (*)
