Diskominfo Bantul menggelar penguatan pengelola aduan dan pegiat media social di Kabupaten Bantul, Jumat (17/12/2021).
Bantul

Diskominfo Bantul Gelar Penguatan Pengelola Aduan dan Pegiat Media Sosial di Kabupaten Bantul

  • Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bantul menggelar kegiatan Penguatan Pengelola Aduan dan Pengelola Media Sosial di Kabupaten Bantul, dengan mengangkat tema “Membangun Etika di Era Citizen Journalism”, bertempat di CC Kopi Bantul, Jumat (17/12).
Bantul
Tyo S

Tyo S

Author

YOGYAKARTA, Jogjaaja.com - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bantul menggelar kegiatan Penguatan Pengelola Aduan dan Pengelola Media Sosial di Kabupaten Bantul, dengan mengangkat tema “Membangun Etika di Era Citizen Journalism”, bertempat di CC Kopi Bantul, Jumat (17/12). 

Tujuan dari kegiatan ini adalah pemerintah sebagai pengelola kanal aduan resmi dan media social, baik dari perangkat daerah maupun pengelola media social dari masyarkat, penting untuk memberikan informasi yang kredibel serta selalu mengedepankan sikap profesionalitas dalam melayani masyarakat.

Kegiatan yang dipandu oleh Miko Cakcoy ini menghadirkan tiga narasumber sebagai pemateri, dengan model penyampaian talkshow interaktif dengan para peserta. Para peserta tersebut terdiri dari admin aduan OPD dan Kapanewon, admin Media Sosial (Warganet) Bantul, dan admin media sosial komunitas di Kabupaten Bantul.

Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Bambang Guritno S.H. sebagai pemateri pertama menyampaikan kepada pengelola kanal aduan resmi dan media sosial untuk memiliki sikap profesional dalam menyikapi berbagai tanggapan masyarakat serta selalu memperhatikan kebenaran informasi yang disampaikan. 

“Walaupun tidak menerima pendidikan dan pelatihan jurnalisme namun tetap harus mempunyai sikap profesional, kemudian beritanya harus faktual dan jelas sumbernya,” kata Bambang.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Bantul, Arif Darmawan juga menyampaikan jika saat ini media sosial menjadi platform yang paling banyak digunakan oleh masyarakat, sehingga dirinya menghimbau kepada Organisasi Perangkat Daerah di Kabupaten Bantul untuk menggalakan konten di masing-masing akun media sosial sebagai strategi penyampaian infromasi kepada masyarakat. 

“Mau tidak mau OPD dan masyarakat harus ikut bertransformasi dalam strategi komunikasi dengan cara membuat konten media social,” tandasnya. (*)