Bupati Bantul saat meresmikan Lomba Kalurahan di Kabupaten Bantul.
Bantul

Dorong Terobosan dan Inovasi, Pemkab Bantul Gelar Lomba Kalurahan

  • Lomba Kalurahan tingkat Kabupaten Bantul resmi dibuka oleh Bupati Bantul Abdul Halim Muslih dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (DPMK) Sri Nuryanti. Lomba ini ditujukan agar kalurahan memiliki berbagai terobosan dan inovasi.
Bantul
Tyo S

Tyo S

Author

BANTUL, Jogjaaja.com – Lomba Kalurahan tingkat Kabupaten Bantul resmi dibuka oleh Bupati Bantul Abdul Halim Muslih dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (DPMK) Sri Nuryanti. Lomba ini ditujukan agar kalurahan memiliki berbagai terobosan dan inovasi. 

Kepala Dinas PMK, Sri Nuryanti menyampaikan bahwa Lomba Kalurahan adalah salah satu upaya untuk mendorong usaha pembangunan masyarakat atas dasar tekad dan kekeuatan sendiri. 

“Lomba ini juga sekaligus upaya untuk mengevaluasi keberhasilan usaha-usaha masyarakat dalam pembangunan desa/kalurahan dengan melihat perkembangan pembangunan desa/kalurahan selama 2 tahun terakhir, sehingga yang dinilai nanti adalah (pembangunan) tahun 2020 hingga 2021,” terang Sri Nuryanti

Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan Lomba kalurahan harus mampu mendongkrak semangat dan aksi dalam upaya memberdayakan masyarakat melalui pengutan kelembagaan, peningkatan motivasi, partisipasi masyarakat dan swadaya gotong royong masyarakat di kalurahan.

“Dari lomba kalurahan Kabupaten Bantul tahun 2022 ini marilah kita jadikan sebagai titik pengungkit kemajuan dan kemandirian masyarakat dalam tata penyelenggaraan pemerintahan desa yang akuntabel dan professional. Melalui delapan bidang indikator penilaian, yang meliputi bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, keamanan ketertiban, partisipasi masyarakat, kelembagaan masyarakat, pemerintahan desa, dan bidang PKK,” lanjut Bupati.

Bupati Bantul juga menyampaikan harapannya agar dari lomba desa ini akan mampu memunculkan daya dorong dan terobosan serta inovasi bagi kalurahan khususnya dalam menghadapi berbagai problema akibat pandemi melalui sector-sektor tersebut. 

Halim Kita berharap dengan itu semua akan dapat menciptakan sebuah momen efek berantai lagi signifikan yang mendorong perkembangan desa ke arah kemajuan. Desa harus menjadi ruang pertumbuhan ekonomi masyarakat dan aktualisasi good governance dan clean government guna mewujudkan Bantul yang harmonis sejahtera dan berkeadilan. (*)