Bupati Bantul melihat dari dekat karya UMKM saat meresmikan Pembangunan Los UMKM dan Area Parkir Program PISEW 2021 di Kawasan Sekar Mataram, Bangunjiwo, Bantul, DIY, Minggu (28/11/2021).
Ekonomi, Fintech & UMKM

Dukung Ekonomi Kreatif di Bantul, Kementerian PUPR Bangun Kawasan Sekar Mataram

  • Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) membangun los usaha mikro kecil dan menengah dan area parkir di Kawasan Sekar Mataram Desa Bangunjiwo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Ekonomi, Fintech & UMKM
Tyo S

Tyo S

Author

BANTUL, Jogjaaja.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) membangun los usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan area parkir di Kawasan Sekar Mataram Desa Bangunjiwo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Program PISEW ini merupakan program padat karya tunai untuk mendistribusikan dana pembangunan di tingkat desa. Dengan sasaran terbangunnya infrastruktur dasar guna mendorong pengembangan sosial dan ekonomi lokal berdasarkan potensi atau komoditas unggulan.

Program ini telah dilaksanakan di Kapanewon Kasihan sejak tahun 2018 hingga sekarang dengan total anggaran mencapai Rp1,8 miliar. Untuk anggaran program PISEW pembangunan los UMKM, panggung pertunjukan, dan area parkir di kawasan Sekar Mataram ini menghabiskan dana sebesar Rp600 juta dengan waktu pengerjaan dari bulan April hingga Juli 2021. 

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Kementerian PUPR. Menurutnya, bantuan yang telah diberikan sangat bermanfaat sehingga pembangunan fasilitas los UMKM dan area parkir di kawasan Sekar Mataram dapat terealisasikan.

“Saya berharap dengan adanya fasilitas ini akan dapat memberikan fasilitasi untuk pengembangan UMKM di Bangunjiwo,” kata Bupati Bantul dalam keterangan resmi Pemkab Bantul pada peresmian Pembangunan Los UMKM dan Area Parkir Program PISEW 2021, Minggu (28/11/2021). 

Sebagai Kabupaten Kreatif Kria terkuat di Indonesia yang telah ditetapkan oleh Badan Ekonomi Kreatif Nasional, Halim ingin sektor industri bisa berkembang karena sebagai faktor pendukung SDM di Bantul ini telah memenuhi syarat. 

Halim  juga berharap generasi muda seperti karang taruna mampu terus memunculkan kreatifitas dan inovasi karena saat ini bukan sumber daya alam yang menjadi andalan, namun sumber daya manusianya.

“Dengan demikian, ke depan keberadaan bangunan ini tidak terbengkalai dan dapat dimanfaatkan sebagai ruang pameran produk UMKM yang ada di Desa Bangunjiwo," pungkasnya. (*)