
Dukung Kemenparekraf, Zenius Luncurkan Seri Dokumenter untuk Bangkitkan Pariwisata Indonesia
- Platform edukasi berbasis teknologi, Zenius, meluncurkan seri dokumenter yang mengulas destinasi wisata dan kuliner dengan penceritaan berbasis edukasi.
Budaya
JAKARTA, Jogjaaja.com - Platform edukasi berbasis teknologi, Zenius, meluncurkan seri dokumenter yang mengulas destinasi wisata dan kuliner dengan penceritaan berbasis edukasi. Peluncuran seri dokumenter ini termasuk dalam bagian kerja sama Zenius dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk pengembangan dan kolaborasi aktivitas komunikasi pemasaran pariwisata Indonesia.
Bertajuk “Mahakarya” dan “Kisah Rasa”, kedua seri dokumenter ini dibuat dengan narasi yang memberikan pemahaman dan pengetahuan di balik beragam budaya, tradisi, dan sejarah di berbagai daerah di Indonesia. Seri “Mahakarya” adalah sebuah dokumenter yang menggali warisan terpendam dari tempat peninggalan suatu destinasi wisata. Sementara “Kisah Rasa” merupakan sebuah seri mini dokumenter yang mengungkap identitas dan sejarah Indonesia melalui kekayaan kuliner nusantara.
“Kemenparekraf mengapresiasi Zenius sebagai mitra co-branding Wonderful Indonesia yang hari ini merilis serial dokumenter Mahakarya yang menggali warisan terpendam tanah air mulai dari budaya, tradisi, dan berbagai tempat peninggalan di setiap destinasi wisata, dan Kisah Rasa, yang mengungkap identitas Indonesia melalui kuliner nusantara," kata Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo, dalam sambutannya, Rabu (7/7/2022).
- Kafe Djampi Jawi Gratiskan 1000 Cup Ramuan Jamu
- Bertemu Kapolda DIY, Tokoh Maluku, Papua dan NTT Sepakat Menjaga Kondusifitas
- Konsisten Jalankan Core Value BUMN, KBI Raih Lima Penghargaan Akhlak Award
Beliau juga meminta para pemangku kepentingan di bidang pariwisata untuk bersama mengamplifikasi peluncuran seri dokumenter ini untuk mendukung bangkitnya sektor pariwisata Indonesia yang terpuruk selama pandemi. “Kami juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk swasta dan media. Melalui konten Mahakarya dan Kisah Rasa, kita sudah selangkah lebih maju untuk meningkatkan ketertarikan masyarakat untuk berwisata di Indonesia saja,” tutupnya.
Proses produksi seri dokumenter “Mahakarya” dan “Kisah Rasa” telah dimulai sejak September tahun lalu. Tahapan produksi meliputi riset, wawancara dengan narasumber, hingga proses pra-produksi yang seluruhnya dikerjakan oleh tim Zenius. Hingga kini, Zenius telah menghasilkan tiga video dari keseluruhan episode Jawa Tengah. Untuk video-video selanjutnya, Zenius akan berkolaborasi dengan para mitra Wonderful Indonesia dalam mengembangkan konten Mahakarya dan Kisah Rasa. Seluruh video seri dokumenter Mahakarya dan Kisah Rasa dapat ditonton di kanal Youtube Zenius.
“Banyak orang yang gemar bepergian ke tempat wisata Indonesia tanpa mengetahui konteks dan sejarah dari tempat tersebut. Melalui seri dokumenter ini, kami ingin masyarakat memiliki background knowledge atau pengetahuan dari kebudayaan Indonesia. Dengan background knowledge yang baik, masyarakat bisa tahu kenapa rata-rata makanan di Jawa Tengah manis, atau kenapa bentuk Candi Borobudur seperti itu. Dengan ini, kami berharap masyarakat bisa lebih mengapresiasi dan melestarikan kebudayaan Indonesia,” tutur Founder dan Chief Education Officer Zenius, Sabda PS.
- Pemerintah Didorong Kolaborasi Penelitian Produk Tembakau Alternatif
- Begini Cara Cek Foto Palsu Agar Tidak Terkena Penipuan dan Hoax
- Saham BRI Digandrungi Investor Milenial
Selain kerja sama dalam dua seri dokumenter, ke depannya Zenius dan Kemenparekraf juga berencana mengembangkan kerja sama yang tidak terbatas pada konten promosi pariwisata, tetapi juga dalam pengembangan sumber daya manusia di sektor pariwisata melalui program pelatihan SDM (hospitality training). Pelatihan yang diberikan berupa seri keterampilan praktikal yang akan diberikan kepada para pelaku industri pariwisata di seluruh Indonesia. Gabungan konten seri dokumenter dan pelatihan tersebut diharapkan dapat membangkitkan pariwisata Indonesia setelah pandemi.
