
Dukung Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE), Teknologi Big Data Wujudkan Smart City
- YOGYA, Jogjaaja. com - Secara harfiah smart city diterjemahkan sebagai kota cerdas, diharapkan memberi kemudahan warga yang tinggal. Ada banyak faktor untuk mew
TECHNO
YOGYA, Jogjaaja. com - Secara harfiah smart city diterjemahkan sebagai kota cerdas, diharapkan memberi kemudahan warga yang tinggal. Ada banyak faktor untuk mewujudkan smart city salah satunya yaitu Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE).
Rencananya, SPBE dapat terselenggara secara masif di Indonesia pada tahun 2023. Untuk mencapai rencana tersebut diperlukan keterlibatan dan kesadaran komponen pemerintahan. Misalnya keikutsertaan beberapa Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik dalam webinar Big Data Analysis & Implementasi SPBE. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Widya Analytic, startup yang berlokasi di Yogyakarta dan diikuti Diskominfo Gresik, Kebumen, Wonosobo, Temanggung, Klaten, Manado, Sumatera Barat. Webinar diisi oleh Dr. Mardhani Riasetiawan selaku Co-Founder Widya Analytic.
Dr. Mardhani menceritakan tentang Smart City, mulai dari faktor-faktor pendukungnya, visi dan misi Smart City, faktor yang mempengaruhi, literatur, permasalahan, sampai implementasinya.
- Penjualan Ritel Honda Naik 15 Persen Menjadi 91.393 Unit di Akhir 2021
- Main ke Seyegan Wajib Mampir di Ingkung Redjo-Redjo Resto
- Ayo Diserbu, Mpok Duren Lagi Promo Durian KuPs Montong
- #BeraniMinumSusu, MilkLife Ajak Masyarakat Indonesia Sadar Pentingnya Minum Susu Sapi
- Percepatan Ekspansi dan Wujudkan Internet Cepat, YELO akusisi Internet Service Provider (ISP)
- Penting, Menjaga Kesehatan Organ Reproduksi
Menurutnya ada banyak faktor penting dalam SPBE seperti Sistem informasi Manajemen dan aplikasi yang menjadi inisiatif dari Organisasi Pemerintah Daerah diperlukan untuk menangani kebutuhan proses bisnis yang berkembang, lalu platform IoT, surveillance dan sensor. Hal ini merupakan peralatan informasi dan data situasional di dalam kota dan masyarakat secara real time.
"Faktor lain adalah aplikasi eksternal dari pihak ketiga seperti korporasi,startup, organisasi yang mendukung layanan smart city. Lalu,
Open data dan Analytic Center berupa
sarana penyajian data yang terbuka dengan menyajikan data yang terkumpul dalam bentuk laporan dan informasi yang mudah dimengerti. Selanjutnya data warehouse atau sarana penyimpanan data besar sebagai investasi masa depan pembangunan kota berbasis data dan informasi," paparnya.
Dr. Mardhani Riasetiawan menjelaskan
Widya Analytic mendukung penuh transformasi digital di Indonesia khususnya SPBE. Bila SPBE dapat terlaksana dengan masif, masyarakat Indonesia dapat merasakan kemudahan-kemudahan dalam bermasyarakat dan diharapkan untuk dapat meningkatkan produktivitas.
Sebagai informasi pada tahun 2021 salah satu startup dari Yogyakarta, Widya Analytic dengan produknya Toba Labs telah melaksanakan beberapa konsultasi teknologi dan juga pelatihan-pelatihan seputar teknologi dan Big Data.
- Ingin Tahu Lebih Banyak Mengenai Candi Borobudur? Yuk, Berkunjung ke Borobudur Edupark
- PWNU DIY Gelar Pra Konferwil Ke XV Di PP Binaul Ummah II Bawuran Pleret
- Angkringan Pak Yanto Terlengkap dan Murah, Gorengannya Fresh From Wajan
Big Data memang sangat penting untuk sebuah perusahaan maupun institusi karena kalau bisa mengolah data-data yang dimilikinya, tentunya dapat dimanfaatkan untuk pengembangan bisnis. Tidak hanya institusi pemerintah, namun isntitusi pendidikan dan perusahaan swasta pun merasa big data ini sangat penting. (*)
