
Film Jakarta VS Everybody, Saat Seks dan Narkoba Sudah Jadi Biasa
- SETELAH Menunggu tiga tahun akhirnya film Jakarta VS Everybody dirilis pada 19 Maret 2022. Film drama dengan rating 21+ yang disutradarai oleh Ertanto Robby Soe
Tren Leisure
SETELAH Menunggu tiga tahun akhirnya film Jakarta VS Everybody dirilis pada 19 Maret 2022.
Film drama dengan rating 21+ yang disutradarai oleh Ertanto Robby Soediskam dan Akhmad Khomaini ini pertama kali diputar di Festival Film Black Nights Tallinn ke-24 (POFF) pada 25 November 2020 lalu di Estonia.
Mengangkat cerita sisi gelap ibu kota film ini berhasil memberi kesan tersendiri bagi penonton dan mengungkap sisi lain Jakarta yang dianggap sebagai tempat perantauan, dengan harapan dapat meraih kesuksesan. Penasaran dengan sinopsis ceritanya? simak penjelasan hingga selesai!
Dibuka dengan karakter Dom, anak rantau yang berusaha meraih mimpi sebagai aktor di Jakarta. Sayangnya Dom (Jefry Nichol) justru diperlakukan tidak baik dan hanya mendapat bayaran yang tidak seberapa.
Dom kemudian memutuskan untuk pergi dari tempat syuting dan bertemu dengan Pinkan (Wulan Guritno) dan Radit (Ganindra Bimo). Siapa sangka pertemuannya dengan Pinkan dan Radit justru membuatnya semakin masuk dalam dunia gelap dan mengubur mimpi-mimpinya. Meskipun menampilkan sisi gelap Jakarta, terdapat poin penting yang bisa diambil hikmahnya yaitu perihal kesempatan kedua atau proses keluar dari perjalanan hidup yang rumit.
Lalu apakah Dom akan berhasil melewatinya? Simak cerita selengkapnya di Bioskop Online khusus 21+!
Jakarta vs Everybody memiliki rating 21+ karena film yang rilis secara online pada 19 Maret 2022 ini banyak menampilkan adegan ranjang secara vulgar. Bahkan, sang pemeran utama, Jefri Nichol beradegan seks dengan dua tokoh dalam film yaitu, Dea Panendra dan Wulan Guritno. Selain itu, dalam film Jakarta vs Everybody diperlihatkan pula salah satu cara untuk mengedarkan narkoba, yaitu melalui kemasan permen dan susu.
Itulah yang menjadi perhatian Lembaga Sensor Film (LSF) sehingga mereka memberikan beberapa masukan.
- Mau Beli Saham GOTO?, Begini Cara Pemesanannya!
- MAKUKU Air Diapers Slim Mampu Serap Cairan 100 Kali dan Anti Menggumpal
- Minyak Goreng Makin Langka, Pemerintah Kembalikan Harga Sesuai Pasar
Hal tersebut yang membuat (FSF) Republik Indonesia memberi peringatan penting bagi film Jakarta vs Everybody karena LSF cemas film tersebut akan tersandung masalah hukum jika secara gamblang menampilkan produk susu dan permen yang masih beredar saat ini. (*)
