Jogja

FKUB Butuh Dukungan Anggaran Pemda DIY dan Gedung Baru

  • YOGYA, Jogjaaja.com - Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku ALam X didampingi Kepala Biro Mental Spiritual Setda DIY Djarot Mardiyantoro, STP., M.Sc., menerima audiens
Jogja
Ties

Ties

Author

YOGYA, Jogjaaja.com - Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku ALam X didampingi Kepala Biro Mental Spiritual Setda DIY Djarot Mardiyantoro, STP., M.Sc., menerima audiensi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) DIY. Forum yang mewadahi enam perwakilan agama ini diterima pada Kamis (30/12) di Gedhong Pare Anom, Kompleks kepatihan, Yogyakarta.

Usai beraudiensi dengan Wakil Gubernur DIY, Wakil Ketua FKUB DIY Dr. G. Sri Nurhartanto, S.H., LL. M., menjelaskan masud dan tujuan beraudiensi dengan Wakil Gubernur DIY yaitu dalam rangka silaturahmi dan menyampaikan beberapa agenda lainnya.

“Kami menyerahkan buku hasil karya FKUB yang ditulis bersama-sama yang sepenuhnya didukung oleh pihak Kanwil Kemenag DIY dalam bentuk dana hibah, kami juga nyuwun kepada Bapak Wakil Gubernur untuk memberikan kata sambutan dan beliau berkenan memberikan kata sambutan. Oleh karena itu, setelah buku ini jadi, kami sowan untuk menyerahkan buku yang di dalamnya tertera kata sambutan beliau,” jelas Sri Nurhartanto.

Dijelaskan pula, Dana hibah setiap tahun dari Kanwil Kemenag DIY selain digunakan untuk membiayai pembuatan buku juga digunakan untuk kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh FKUB DIY. “Oleh karena itu, salah satu tujuan audiensi pada hari ini adalah menyampaikan perlunya dukungan dari Pemda DIY terutama dalam hal penganggaran,” ucapnya.

“Makanya kami sampaikan ke Biro Kesra, DPRD, dan kepada beliau Wakil Gubernur DIY selaku Dewan Penasehat FKUB DIY tentunya kami mohon dukungan, termasuk fasilitas yang diberikan untuk FKUB DIY,” jelasnya. Dikatakan bahwa dukungan termasuk fasilitas untuk FKUB DIY dirasa masih kurang, hal ini bukan tanpa sebab, karena FKUB DIY belum memiliki tempat sementara ini masih meminjam tempat di aula Kemenag DIY manakala FKUB menerima tamu.

 

Saat ditanya mengenai tanggapan Wakil Gubernur DIY Terkait hal tersebut, ia menjelaskan bahwa Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X menanggapi dan merespon positif bahwa pihaknya akan berusaha membantu meskipun tidak banyak. Adapun mengenai fasilitas, FKUB DIY diarahkan untuk sementara bisa bergabung dengan Kemenag DIY.

Selain memberi arahan terkait hal teknis, Wakil Gubernur DIY juga menyampaikan harapannya kepada FKUB DIY. “Sri Paduka menitipkan kepada kami masing-masing pemuka agama untuk terus mengedukasi para pemeluk agama masing-masing, terutama untuk menjadi masyarakat yang terdidik. Terdidik dalam arti luas tidak hanya pendidikan formal tetapi mengedukasi mereka sedemikian rupa agar semakin menjadi insan-insan Jogja ‘yang patuh, yang taat, yang rukun, dan beretika’,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasubbag Ortala dan KUB Kanwil Kemenag DIY Dr. H. Nur Ahmad Ghojali, S.Ag.,MA., menyampaikan bahwa untuk indeks kerukunan umat beragama di DIY tahun ini meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Ada kesetaraan yang bagus, toleransi, kemudian juga kerjasama antar umat beragama. Jadi kita harapkan di tahun mendatang juga seperti itu terlebih dengan di-back up anggaran dari Pemda,” ungkapnya.

Ia menerangkan, bahwa selama pandemi CoViD-19 FKUB DIY ‘menahan laju’ untuk masuk ke masyarakat namun pihaknya tetap melakukan kegiatan bersifat edukasi melalui masing-masing pemuka agama, dan membantu Kesbangpol dalam kaitannya sinau bareng Pancasila termasuk mendukung tahun toleransi yang akan ditetapkan pada tahun depan.

“Nanti tahun depan, kami akan mulai masuk melalui sekolah-sekolah, harapannya nanti dukungan Kesbangpol tidak hanya pada rapat rutin tetapi langsung ke aplikasi yang masuk ke sekolah-sekolah,” imbuhnya di akhir wawancara. (*)