
Gandeng Startup Dagangan, Pemkot Solo Distribusikan 6.000 Liter Minyak Goreng ke Warga
- Pemerintah Kota (Pemkot) Solo resmi menunjuk Dagangan, startup e-commerce yang fokus melayani masyarakat di wilayah rural untuk membantu pendistribusian minyak goreng ke warga. Sebanyak 6.000 liter minyak goreng didistribusikan kepada 3.000 Kepala Keluarga (KK) di lima kecamatan di Kota Solo.
News
SOLO, Jogjaaja.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo resmi menunjuk Dagangan, startup e-commerce yang fokus melayani masyarakat di wilayah rural untuk membantu pendistribusian minyak goreng ke warga. Sebanyak 6.000 liter minyak goreng didistribusikan kepada 3.000 Kepala Keluarga (KK) di lima kecamatan di Kota Solo.
Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk membantu warga yang kesulitan dalam mendapatkan minyak goreng yang merupakan salah satu kebutuhan utama sehari-hari.
“Melihat kelangkaan minyak goreng yang tak kunjung usai, Dagangan merespons cepat permintaan Pemerintah Kota Solo untuk melakukan penjualan secara langsung kepada warga agar distribusi minyak goreng ini tepat sasaran. Hal ini sejalan dengan visi Dagangan yang ingin terus membuka akses bagi masyarakat di luar kota metropolitan agar dapat memperoleh kebutuhan sehari-hari dengan lebih mudah dan efisien,” jelas Ryan Manafe, CEO Dagangan.
- Harga Minyak Dunia Melambung, Pertamina Tetap Jaga Pasokan BBM dan LPG
- Angelina Sondakh Bebas dari Lapas Pondok Bambu, Ini yang Dikatakan
- Angelina Sondakh Menangis di Pusara Adji Massaid
Pendistribusian secara langsung ini juga dihadiri oleh Teguh Prakosa selaku Wakil Walikota Solo yang menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, Pemerintah Kota Solo terus mengupayakan berbagai cara untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng warga.
“Bekerja sama dengan para penyedia barang seperti startup Dagangan ini adalah salah satu cara kami untuk memenuhi hal itu. Kami sangat mengapresiasi tanggapan cepat dari pihak Dagangan yang bersedia turun langsung bersama kami untuk mendistribusikan minyak goreng secara langsung ke warga. Sinergi seperti ini sungguh mengesankan dan perlu selalu kita ciptakan,” ungkapnya.
- Makuku Air Diapers Tersedia di 76 Gerai Transmart Jawa dan Bali
- LPS: DPK Bank Masih Tumbuh di Tahun Ketiga Pandemi
- Lima Jenis Makanan ini Harus Dihindari Jika Terinfeksi Omicron
Menurut data dari Kementerian Dalam Negeri, jumlah kebutuhan minyak goreng warga Indonesia setiap bulannya mencapai 327 juta liter sehingga kelangkaan yang terjadi saat ini berdampak besar bagi masyarakat. Upaya Pemkot Solo untuk pendistribusian secara langsung ini dilakukan untuk menanggulangi para oknum yang menimbun minyak goreng sehingga tidak sampai ke tangan konsumen. (*)
