Jogja

Gastronomy Wellness Tourism Days Mendukung MICE dan Keberlanjutan Pariwisata Yogyakarta

  • Yogya, Jogjaaja.com - Penyelenggaraan Event Gastronomy Wellness Tourism Days yang berlangsung di Yogyakarta menjadi ajang inspiratif dalam mengintegrasikan kons
Jogja
Ties

Ties

Author

Yogya, Jogjaaja.com - Penyelenggaraan Event Gastronomy Wellness Tourism Days yang berlangsung di Yogyakarta menjadi ajang inspiratif dalam mengintegrasikan konsep pariwisata kuliner, kesehatan, dan budaya sekaligus mendukung pengembangan sektor MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) dan pariwisata berkelanjutan.

Ketua Panitia Eka Setiawati rangkaian kegiatan yang menarik selama dua hari, event ini berhasil menarik perhatian peserta dari berbagai kalangan, termasuk pelaku pariwisata, akademisi, dan pemerhati gastronomi. Di Hari Pertama para peserta mengeksplorasi Kuliner dan Sejarah Yogyakarta yang dimulai dengan kunjungan ke Pasar Ngasem, pusat perdagangan tradisional yang kaya akan produk makanan dan minuman lokal.

"Peserta diajak mempelajari nilai-nilai kesehatan dari makanan dan minuman tradisional seperti kaling rempah, jamu, wedang uwuh, dan aneka camilan berbasis bahan alami. Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan, tetapi juga mendukung keberlanjutan para pelaku UMKM lokal. Perjalanan dilanjutkan ke Keraton Yogyakarta, dimana peserta mendapatkan pengalaman mendalam mengenai sejarah dan filosofi kuliner Jawa. Kemudian untuk makan siang dilakukan di Bale Raos, restoran Keraton yang menyajikan menu autentik khas kerajaan, memberikan sentuhan budaya yang mendalam bagi para peserta. Hari pertama diakhiri dengan melakukan meditasi untuk membuang energi negatif yang dipimpin langsung oleh Dr. Dewi Turgarini, S.S., MM.Par (Tourism Gastonomy Expert)," kata Eka Setiawati.

Pada hari Kedua diadakan Workshop Gastronomy Wellness. Workshop di hari kedua menghadirkan dua narasumber ahli Dr. Dewi Turgarini, S.S., MM.Par (Tourism Gastonomy Expert) dan Dr. Lastiani W. Wulandari, S.E., M.M. (Entrepreneur & Academic dibidang Wellness)

Workshop ini mengupas kontribusi minuman herbal dalam industri wellness serta peluang pengembangan produk berbasis tradisi untuk pasar internasional. Diskusi interaktif dan inspiratif ini memberikan pandangan baru tentang potensi gastronomi wellness dalam mendukung pariwisata berkelanjutan.

 

Kesuksesan event ini menegaskan posisi Yogyakarta sebagai destinasi unggulan untuk kegiatan MICE dengan mengedepankan elemen budaya, edukasi, dan kesehatan. Gastronomy Wellness Tourism Days juga mencerminkan upaya nyata dalam mewujudkan keberlanjutan pariwisata dengan memberdayakan pelaku lokal, khususnya UMKM tradisional, mengedukasi masyarakat tentang pentingnya makanan sehat berbasis kearifan lokal. (*)