
GP Ansor DIY Minta Polri Tindak Penyebar Hoaks Menag Soal Pembatalan Haji
- YOGYA, Jogjaaja.com - Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Daerah Istimewa Yogyakarta Muhammad Syaifuddin menegaskan bahwa berita yang beredar di media sosial mengen
Jogja
YOGYA, Jogjaaja.com - Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Daerah Istimewa Yogyakarta Muhammad Syaifuddin menegaskan bahwa berita yang beredar di media sosial mengenai pembatalan pemberangkatan jamaah haji tahun 2022 dan dananya akan dipergunakan untuk membangun IKN Nusantara merupakan berita sesat atau hoaks.
Lebih lanjut, Muhammad Syaifuddin dalam rilisnya di Kantor Kesekretariatan PW Ansor DIY Senin (9/05/2022) meminta pihak kepolisian agar segera menindak tegas oknum penyebar berita bohong tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku, karena jelas itu fitnah dan menimbulkan kegaduhan ditengah-tengah masyarakat.
“Sungguh sangat tidak benar berita itu bahwa Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas akan membatalkan pemberangkatan haji 2022 dan dananya akan digunakan untuk membangun IKN Nusantara. Itu berita bohong, sesat atau hoaks", tegas pria yang akrab disapa Kang Udin tersebut melalui rilisnya.
- Antisipasi PMK, Stop Lalu Lintas Ternak di Daerah Sumber Wabah
- Decksa Almer Alfarezel Raih Podium di Thailand Talent Cup (TTC) 2022
- GP Ansor DIY Minta Polri Tindak Penyebar Hoaks Menag Soal Pembatalan Haji
Rilis tersebut dikeluarkan oleh PW GP Ansor DIY untuk merespon informasi yang beredar dan telah membuat gaduh dimasyarakat terkait tangkapan layar sebuah berita online dengan narasi bahwa Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyebut haji tahun 2022 dibatalkan karena dananya akan digunakan terlebih dahulu untuk membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Faktanya, judul berita yang beredar tersebut telah diedit. Pada berita yang sebenarnya Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menegaskan pemerintah tidak akan menghentikan pemberangkatan jamaah ibadah umroh yang telah dibuka sejak 8 januari 2022 lalu.
Menyikapi hal itu, Kang Udin berharap agar masyarakat tidak mudah termakan berita bohong atau hoaks.
- Masyarakat Diminta Waspada, 3 Pasien Anak dengan Hepatitis Akut Meninggal Dunia
- Ini Dia Istilah Jalan Tol yang Wajib Dipahami Pengguna
- Jalan KS Tubun Yogyakarta Terapkan Satu Arah Mulai 4-8 Mei 2022
Dia menduga hal itu sengaja dibuat oleh oknum yang tidak bertanggungjawab untuk membuat kegaduhan sehingga polisi juga harus reaktif untuk merespon hal-hal yang seperti ini. (Anz)
