
Gudeg Jadi Mas Kawin Nikah Massal di Malioboro, Buruan Daftar
- YOGYA, Jogjaaja.com - Nikah massal bakal digelar di Teras Malioboro 2, Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, pada akhir bulan ini, yang diiniasi oleh Forum Ta'aruf
Jogja
YOGYA, Jogjaaja.com - Nikah massal bakal digelar di Teras Malioboro 2, Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, pada akhir bulan ini, yang diiniasi oleh Forum Ta'aruf Indonesia (Fortais).
Ketua Fortais Yogyakarta, Ryan Budi Nuryanto, mengonfirmasi bahwa acara tersebut akan digelar pada tanggal 30 September 2022 mendatang.
Dalam keterangan tertulisnya, Ryan menyebut bahwa alasan pihaknya mengadakan pernikahan massal di kawasan Malioboro, adalah untuk memberikan “pengalaman unik” kepada masyarakat yang ingin menggelar pernikahan mereka.
Lebih lanjut, acara ini sekaligus dapat mengenalkan kepada masyarakat bahwa kawasan Malioboro kini telah tertata. Menurut Ryan, Yogyakarta memiliki sumber daya manusia yang berpotensi untuk mempromosikan pariwisata.
“Ini kesannya untuk membawa nuansa Jogja yang Pluralisme,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (11/9/2022) lalu.
“Jogja sudah saatnya menjadi pusat wedding dunia. SDM kita sudah cukup, tidak usah ke Bali. Jogja aja sudah bisa," sambungnya.
Dalam keterangannya, Ryan menjelaskan bahwa prosesi pernikahan di Teras Malioboro 2 itu nantinya akan dimulai dari pintu Timur Teras Malioboro 2. Pengantin akan berjalan melewati lorong atau kios-kios pedagang di Teras Malioboro 2 menuju pintu barat.
Selanjutnya, mereka akan berjalan menuju pedestrian Malioboro, yang mana di tempat itu akan dilaksanakan ijab kabul. Pengantin sendiri akan menikah di atas tangga.
"Emas kawinnya nanti selain seperangkat alat salat, akan ada gudeg sebagai mas kawinnya. Itu menandakan ciri khas Jogja," papar Ryan.
Sementara untuk antusiasme sendiri, Ryan menyebut bahwa sudah ada ratusan calon pasangan pengantin yang mendaftar ke pihak penyelenggara.
Tak hanya dari wilayah Yogyakarta, tapi mereka juga berasal dari berbagai penjuru daerah, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Jakarta, Maluku, bahkan ada yang berasal dari Papua.
“Para calon pengantin tersebut ingin merasakan momen pernikahannya lebih berkesan sebab dilaksanakan di kawasan Malioboro yang tersohor,” ujarnya.
Kendati antusiasme masyarakat tinggi, pihak penyelenggara tetap membatasi peserta nikah massal di Teras Malioboro 2. Untuk gelombang pertama, mereka membatasi hanya 17 pasang calon pengantin yang dapat mengikuti kegiatan nikah massal tersebut.
"Kuota gelombang pertama 17 pasang mereka yang sudah kami kurasi. Nanti mereka mengurus persyaratan nikah pada umumnya," pungkasnya.
Sebagai informasi, event nikah massal di Malioboro merupakan bentuk kerja sama antara Fortais dengan KUA Danurejan, Paguyuban Rias Kinasih Jogja, MUA (make up artis), Latifa Jewerly dan Asosiasi Pengusaha Jasa Dekorasi Indonesia (ASPEDI DPW DIY).
- Jangan Kelewatan, Ini Info Pendaftaran Stand Sekaten 2022
- Terima Aspirasi Warga, Dishub Yogya Berlakukan Jalur Searah di Jalan Ganbiran Khusus Mobil
- Digitalisasi Ekosistem Warung Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Taraf Hidup
Selanjutnya,Paguyuban Pranatacara Yogyakarta (PPY Yogyakarta) didukung Pemkot Yogyakarta, KUA se-Jogja, Koperasi Pokoke Blangkon Malioboro, Yayasan Giri Nurul Ilmi dan berbagai pihak lain. (Eff)
