
Inilah Jumlah Penerima BLT BBM di DIY, Kabupaten Gunung Kidul Terbanyak
- YOGYA, Jogjaaja.com - Bantuan Langsung Tunai sebagai imbas dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak atau BLT BBM, akan segera disalurkan bulan ini.Di provinsi DIY
Jogja
YOGYA, Jogjaaja.com - Bantuan Langsung Tunai sebagai imbas dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak atau BLT BBM, akan segera disalurkan bulan ini.
Di provinsi DIY sendiri, ada sebanyak 343.121 warga yang masuk dalam daftar calon penerima BLT. Namun, sejauh ini data tersebut masih bersifat sementara. Ada peluang untuk berkurang maupun bertambah, sesuai kondisi di lapangan.
"Kemungkinan besar akan ada perubahan data penerima, meskipun jumlahnya sudah kita terima,” ujar Executive General Manager Kantor Cabang Utama Pos Yogyakarta Fahdian Hasibuan, selaku pihak penyalur BLT, Senin (5/9/2022).
“Data ini bisa berkurang, atau bisa bertambah. Tetapi, besar kemungkinan memang akan bertambah,” imbuhnya.
Lebih lanjut, dalam rilis persnya, Fahdian juga menyebutkan bahwa dari data sementara tersebut, Kabupaten Gunungkidul menjadi wilayah dengan calon penerima BLT terbanyak, yakni 95.799.
Kemudian, disusul Bantul dengan 88.106 calon penerima, Sleman 87.378, Kulonprogo 48.799, dan penerima paling sedikit dari Kota Jogja, sebanyak 23.069 jiwa.
Adapun, penyaluran BLT BBM akan dilangsungkan serentak dengan proses distribusi Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT).
Dengan demikian, pihaknya masih harus mencermati data mengenai keluarga penerima manfaat, yang menerima kedua jalur bantuan sosial itu.
"Sejauh ini kami belum tahu berapa yang menerima BLT bansos BBM saja, lalu yang menerima bansos BBM plus BPNT satu bulan, atau BLT BBM dan BPNT tiga bulan. Masih kami koordinasikan, belum final," jelasnya.
Lebih lanjut, Fahdian juga menyebut bahwa BLT BBM kemungkinan akan diterima dua sampai tiga hari ke depan.
Masyarakat yang boleh mengambil bantuan yakni masyarakat yang namanya tertera di dalam Daftar Nominatif (Danom) dan Surat Panggilan (SP).
Kemudian masyarakat yang namanya tertera dalam satu Kartu Keluarga (KK) dengan penerima, dengan membawa KTP asli, KK asli, serta SP.
"Bagi penerima difabel, jompo, uzur, dan sakit akan diantar. Penerima yang sudah menjadi ASN/TNI/Polri, meninggal dunia KK tunggal tidak dibayarkan," jelasnya.
Terkait jumlah data penerima Bansos BBM menurutnya saat ini masih dalam proses pencetakan Danom dan SP.
- Pengadaan Lahan Tol Jogja - Solo Ditargetkan Rampung Tahun 2022
- Pasar Rakyat Jogja Gumregah 2022 Hidupkan Suasana Sekaten, Berikut Jadwal dan Lokasinya
- Rayakan Hari Pelanggan Nasional, ShopeePay dan ShopeeFood Apresiasi Keluarga Indonesia melalui Sederet Penawaran Super
“Penyaluran akan segera dilakukan setelah proses data selesai,” pungkasnya. (*)
