Jogja

Jogja Coffee Week Dekatkan Pelaku dan Pasar, Ini Kegiatannya

  • YOGYA, Jogjaaja.com - Setelah sempat vakum selama dua tahun akibat pandemi Covid-19, Jogja Coffee Week (JCW) akan kembali digelar pada tahun ini.Dalam penyeleng
Jogja
Ties

Ties

Author

YOGYA, Jogjaaja.com - Setelah sempat vakum selama dua tahun akibat pandemi Covid-19, Jogja Coffee Week (JCW) akan kembali digelar pada tahun ini.

Dalam penyelenggaraannya sendiri, Komunitas Kopi Nusantara akan bekerja sama dengan MediaLink, serta menggandeng beberapa pihak seperti Kadin DIY dan Jogja Expo Center (JEC) untuk mengadakan acara yang rencananya digelar pada 2-6 September 2022.

Kegiatan yang akan berlangsung selama 5 hari itu mulai buka dari pukul 10.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB.


Ketua Panitia sekaligus Direktur MediaLink Rahadi Saptata Abra, menyebut bahwa tujuan dari acara ini adalah sebagai wadah pengembangan usaha kopi mulai level pelaku di hulu, tengah, hingga hilir.

“Sehingga,  JCW dapat menjadi ajang perjumpaan antar pelaku dengan pasar,” jelasnya, dalam keterangan resmi, Rabu (31/8/2022).


“Perlu diketahui, Jogja sebagai kota pelajar, kota budaya, dan kota pariwisata, memiliki lebih dari 1200 kedai kopi dengan perputaran mencapai 360 Milyar per tahun. Tentu ini bukan sesuatu yang muluk jika visi JCW adalah menjadikan Jogja sebagai salah satu representatif di peta kopi dunia sejajar dengan Helsinki, Seattle, Roma, Melbourne, Amsterdam dan Tokyo,” imbuhnya.

Adapun, dalam JCW ada beberapa agenda. Untuk agenda pertama adalah Kompetisi Kopi Terbaik Nusantara, yang dimulai pada 15 -17 Agustus 2022 di Hotel Galuh, Manisrenggo.
 

Kompetisi ini melibatkan juri-juri bersertifikat Q Grader, Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (ICCRI) yang sudah sangat berpengalaman untuk memberikan penilaian kopi.

Kontes Kopi Nusantara tersebut diikuti oleh perorangan maupun kelompok mulai dari individu petani, prosesor, kelompok tani, koperasi tani dan perusahaan dari Aceh sampai Papua dengan jumlah peserta mencapai 239. Kontes Kopi itu diperuntukkan buat semua kategori yakni Robusta, Arabika proses kering dan basah.

“Acara yang berlangsung selama lima hari di JEC akan menghadirkan 166 brand dari hulu sampai ke hilir. Mulai dari Petani, Prosesor, Roastery, Coffee Shop, Peralatan dan Perkakas Pendukung horeka. Bahan baku dan aneka produk turunan kopi turut serta dari seluruh Indonesia. Hal ini tentu menjadi wadah promosi dari pemula di hulu, UMKM, hingga perusahaan besar pemilik merk-merk terkenal dengan segala turunannya,”terangnya.

Selain kompetisi, kegiatan yang akan terselenggarakan di antaranya barista experience & beverage experience, yang mendatangkan para juara di berbagai nomor mulai dari barista, brewers, latte artist, sebagai ruang saling sharing dengan pecinta kopi.

“Berbagai Workshop juga digelar untuk agenda tahunan dari Komunitas Kopi Nusantara ini. Diantaranya: Wokshop Sensory Dasar, Workshop Barista & Hospitality, Workshop Latte Art, Workshop Brewers, Workshop Roastery, serta Workshop Mixology yang diampu oleh para expertist Champion Nasional dan Internasional,” pungkasnya. (Eff)