Panewu Bantul saat melakukan monitoring di Kampung Tomat Kaligawe RT 02, Pedukuhan Geblag, Bantul, Senin (13/12/2021).
Bantul

Kampung Tomat Kaligawe RT 02 Bantul Dinilai Miliki Prospek Untuk Dikembangkan

  • Panewu Bantul Fauzan Mu’arifin mengapresiasi keberadaan Kampung Tomat di Kaligawe RT 02 Pedukuhan Geblag, Kalurahan Bantul, Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Menurut Panewu Bantul, Kampung Tomat ini memiliki prospek untuk dikembangkan dengan komoditas unggulan tomat.
Bantul
Tyo S

Tyo S

Author

BANTUL, Jogjaaja.com – Panewu Bantul Fauzan Mu’arifin mengapresiasi keberadaan Kampung Tomat di Kaligawe RT 02 Pedukuhan Geblag, Kalurahan Bantul, Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Menurut Panewu Bantul, Kampung Tomat ini memiliki prospek untuk dikembangkan dengan komoditas unggulan tomat.

“Jadi di Kampung Tomat ini harus dibuat skenario, bagaimana nantinya tomat ini bisa diuangkan. Skenarionya adalah dengan menggandeng pengepul sehingga tomat-tomat hasil sisa panen dari rumah-rumah warga yang sudah tidak dikonsumsi, bisa dijual ke pengepul,” ujar Fauzan, saat melakukan monitoring di Kampung Tomat Kaligawe RT 02, Pedukuhan Geblag, Bantul, Senin (13/12/2021).

Panewu Bantul menambahkan, untuk menjalankan skenario tersebut dibutuhkan komitmen bersama. Jika komitmen ini terus dijaga, potensi dari komoditas tomat yang ada di Kampung Tomat Kaligawe RT 02 Bantul ini akan bisa meningkatkan perekonomian warga.

Ketua Tim Penggerak PKK Kalurahan Bantul Tri Susilowati mengatakan budidaya tomat ini merupakan program Tim Penggerak PKK Kalurahan Bantul untuk memanfaatkan lahan pekarangan agar lebih tertata rapi dan bisa menambah penghasilan. Bahkan Tri menyebut hadirnya Kampung Tomat Kaligawe RT 02 Pedukuhan Geblag ini memunculkan kreativitas dari warga dengan membuat berbagai macam olahan berbahan baku tomat.

“Komoditas tomat ini memang sangat berpotensi untuk meningkatkan perekonomian bagi warga. Seperti di Kampung Tomat Kaligawe RT 02 Pedukuhan Geblag ini, tomat-tomat bisa diolah menjadi berbagai macam makanan dan minuman seperti salad tomat, bolu tomat, nastar tomat, nugget tomat, pudding tomat, hingga jus tomat. Nah, olahan tomat seperti itu jika dijual tentu akan menambah penghasilan bagi warga,” kata Tri.

Sementara itu, Koordinator PKK Kaligawe RT 02 Tri Suhartini mengatakan, awalnya budidaya tomat ini dilakukan untuk mengikuti lomba PKK tingkat Kecamatan Bantul. Namun, dalam perkembangannya, warga justru sangat antusias dan bahu-membahu untuk menjadikan Kaligawe RT 02 sebagai Kampung Tomat. 

“Jadi kami rutin bergotong-royong, mulai dari proses penyiapan media tanam, penyemaian bibit, pemindahan bibit ke polybag, distribusi bibit ke lahan pekarangan warga, pemasangan lanjer, penyemprotan obat pembasmi hama, hingga penyiraman. Semua ini kami lakukan secara bergiliran. Jadi selain untuk budidaya tomat, program ini juga semakin menambah kekompakan antarwarga,” tutur Suhartini. (*)