Sleman

Keren, Murid SD Muh Bayen Terbitkan Buku Antologi Kisah Inspiratif

  • SLEMAN, Jogjaaja.com - Murid SD Muhammadiyah Bayen Tahun 2022 meluluskan 32 anak dengan menorehkan berbagai prestasi.Salah satunya menerbitkan dua buku antologi
Sleman
Ties

Ties

Author

SLEMAN, Jogjaaja.com - Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah Bayen Tahun 2022 meluluskan 32 anak dengan menorehkan berbagai prestasi.

Salah satunya menerbitkan dua buku antologi cerita inspiratif bertema Guruku Terima Kasihku dan Ini Ceritaku Mana Ceritamu yang bercerita tentang teman di sekolah selama enam tahun. Buku ini ditulis oleh semua murid kelas VI dengan koordinator wali kelas Subaiah, S.Pd.

"Tahun ini SD Muhammadiyah Bayen telah meluluskan 32 siswa dimana  ada 10 murid yang sudah hafal juz 30. Alhamdulillah lulusan tahun ini mampu menerbitkan dua buku antologi sekaligus, " kata Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Bayen Suharyanto, S.Pd di sela acara Wisuda dan Tutup Tahun di University Hotel, Minggu (19/6) kemarin.

Suharyanto menjelaskan prestasi lain adalah SD Muhammadiyah Bayen masuk 10 besar sekolah berprestasi dan daftar sekolah inklusi di Kapenawon Kalasan.

"Alhamdulillah tahun ini masuk peringkat kedelapan sekolah inklusi di Kecamatan Kalasan. Seorang siswi atas nama Hana Azzahra Nadia Ayu juga menorehkan prestasi yang sangat membanggakan. Selamat dan sukses  bagi para murid yang akan melanjutkan pendidikan selanjutnya," ungkap Suharyanto.

Suharyanto menjelaskan Hana Azzahra Nadia Ayu mendapatkan nilai tertinggi untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika. Termasuk meraih nilai tertinggi saat Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah Berbasis Komputer (ASPDBK)tahun 2022. Prestasi lainnya adalah hafidz juz 30, nilai tertinggi untuk mapel Al Islam di SD Muhammadiyah Bayen dan tentu saja menuliskan dua buku antologi.

Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah Kadisoka Sutarlan mengapresiasi prestasi SD Muhammadiyah Bayen sebagai cluster SD Muhammadiyah Kadisoka yang berhasil meluluskan 32 siswa dan mampu meraih 8 besar di Kapanewon Kalasan.

Hal ini, kata Sutarlan membuktikan sistem yang dibangun dengan bersinergi bersama kami dapat meningkatkan prestasi sekolah.

Sutarlan berharap siswa yang telah lulus untuk dapat menemukan sekolah yang diinginkan. Selain itu berpesan siswa dapat meneruskan kebiasaan yang sudah dilakukan di SD Muhammadiyah Kadisoka.

“Pembiasaan tadarus, sholat dhuha, hafalan harus bisa dilanjutkan dengan dipantau oleh orangtua. Kami yakin dengan itu mereka menjadi generasi yang tak hanya berprestasi tapi berakhlak mulia,” harapnya. (*)