
Kraton Yogyakarta Gelar Upacara Labuhan Alit di Pantai Parangkusumo
- Kraton Yogyakarta kembali menggelar Upacara Labuhan Alit di Pantai Parangkusumo Bantul, Jumat (4/3/2022).
Budaya
YOGYAKARTA, Jogjaaja.com – Kraton Yogyakarta kembali menggelar Upacara Labuhan Alit di Pantai Parangkusumo Bantul, Jumat (4/3/2022).
Prosesi Labuhan Alit dimulai dengan serah terima ubarampe oleh Pihak Kraton Yogyakarta yang dipimpin oleh KRT Wijaya Pamungkas kepada Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di Pendopo Kapanewon Kretek. Selanjutnya ubarampe tadi dibawa ke Cepuri Parangkusumo untuk didoakan dan dilabuh di pinggir pantai.
- Presidensi G20, RI Usung Inklusi Keuangan Digital dan UMKM
- Lima Jenis Makanan ini Harus Dihindari Jika Terinfeksi Omicron
- LPS: DPK Bank Masih Tumbuh di Tahun Ketiga Pandemi
Labuhan ini merupakan tradisi tahunan yang digelar setiap 30 Rajab dalam rangka memperingati Jumenengan Tingalan Dalem Sri Sultan HB X serta sebagai simbol membuang keburukan. Adapun barang yang dilabuh adalah beberapa pakaian dan benda milik Sultan HB X. Rangkaian upacara labuhan ini juga akan dilaksanakan di Gunung Merapi dan Gunung Lawu.
“Tradisi ini sekaligus membangkitkan kita akan pentingnya membangun Yogyakarta menjadi lebih baik lagi serta mendoakan Ngarsa Dalem,” ujar Bupati Bantul Abdul Halim Muslih.
- Mobil Listrik Buatan UGM ini Bakal Digunakan di Bandara YIA
- Keren.., Bisnis Wealth Management BRI Naik 21 Persen pada Januari 2022
- Bupati Kukuhkan Pengurus Paguyuban Manikmaya
Disaat yang bersamaan, ada pula sedekah kue apem. Kue apem ini sebagai lambang permohonan maaf. Apem berasal dari Bahasa arab, afwan yang berarti permohonan maaf dari segala kesalahan yang pernah dilakukan kawula Ngayoyakarta Hadiningrat dengan simbol kue Apem yang besar. (*)
