Festival UMKM Sembada 2021 resmi dibuka oleh Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, Jumat (4/12/2021).
Ekonomi, Fintech & UMKM

Lewat Festival UMKM Sembada, Dinkop UKM Sleman dan Gojek Bantu UMKM Mitra GoFood

  • Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop UMKM) Sleman menggelar Festival Sembada 2021 di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman. Dalam festival yang berlangsung hingga 15 Desember 2021 ini, Dinkop UMK Sleman bekerja sama dengan Gojek memberikan bantuan ongkos kirim (ongkir) bagi UMKM binaan Dinkop UKM Sleman yang menjadi mitra GoFood.
Ekonomi, Fintech & UMKM
Tyo S

Tyo S

Author

SLEMAN, Jogjaaja.com – Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop UKM) Sleman menggelar Festival Sembada 2021 di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman. Dalam festival yang berlangsung hingga 15 Desember 2021 ini, Dinkop UMK Sleman bekerja sama dengan Gojek memberikan bantuan ongkos kirim (ongkir) bagi UMKM binaan Dinkop UKM Sleman yang menjadi mitra GoFood.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa berharap Festival UMKM Sembada ini bisa naik kelas dan bertransformasi dari tingkat manual ke tingkat digital. Untuk itu, lanjut Wakil Bupati Sleman, para pelaku UMKM dituntut untuk bisa berada dalam satu ekosistem terintegrasi yang berbasis teknologi.

“Era kemajuan informasi dan komunikasi saat ini, menjadi kunci perkembangan UMKM dan hal ini tentu turut membangun ekonomi daerah,” kata Danang.

Sementara itu, Sekretaris Dinkop UKM Sleman Endah Sri Widiastuti menuturkan festival ini rutin diadakan setiap tahun. Tujuannya adalah untuk meningkatkan promosi dan transaksi bagi UMKM binaan Dinkop UKM Sleman.

“Tahun ini Festival UMKM Sembada digelar secara online bekerja sama dengan Gojek. Di sini kami memberikan bantuan ongkos kirim kepada UMKM yang sudah menjadi mitra GoFood,” tuturnya saat pembukaan Festival UMKM Sembada di Pendopo Parasamya, Komplek Kantor Setda Kabupaten Sleman, Jumat (3/11/2021). 

Kegiatan promosi ini dibiayai Pemkab Sleman dan Gojek. Subsidi ongkos kirim tersebut senilai Rp10.000 per transaksi untuk pembelian minimal Rp15.000.

Saat ini di Sleman terdapat 90.083 UMKM yang terdiri dari usaha mikro sebanyak 89.400 unit usaha, 659 unit usaha kecil dan 24 unit usaha menengah. Dari data tersebut tidak dapat dipungkiri bahwa UMKM merupakan struktur ekonomi terkuat dalam menghadapi kondisi ekonomi yang penuh dengan tantangan. (*)