
Lewat Seton Kepayon, Kelurahan Kricak Angkat UMKM untuk Bangkitkan Perekonomian Warga
- Upaya untuk membangkitkan perekonomian warga yang terdampak pandemic COVID-19 dilakukan oleh Kelurahan Kricak, Kemantren Tegalrejo. Salah satunya melalui Pasar Tiban bertajuk Seton Kepayon yang diselenggarakan setiap hari Sabtu di halaman kantor Kelurahan Kricak.
Jogja
YOGYAKARTA, Jogjaaja.com – Upaya untuk membangkitkan perekonomian warga yang terdampak pandemic COVID-19 dilakukan oleh Kelurahan Kricak, Kemantren Tegalrejo. Salah satunya melalui Pasar Tiban bertajuk Seton Kepayon yang diselenggarakan setiap hari Sabtu di halaman kantor Kelurahan Kricak.
“Seton Kepayon diharapkan dapat mendukung produk UMKM Kricak yang sempat terkendala pandemi sehingga perekonomian warga bisa bergulir kembali,” ungkap Lurah Kricak, May Christianti Sudarmono ketika ditemui pada acara launching Seton Kepayon, Sabtu (26/3/2022) pagi.
May juga berharap, Seton Kepayon dapat menjadi ajang untuk memunculkan potensi-potensi UMKM yang ada di Kricak
“Harapannya makin banyak UMKM yang terlibat sehingga produk juga yang dijual juga makin beragam,” imbuhnya.
- Jelang Mudik Lebaran 2022, Kementerian PUPR Persiapkan Ruas Jalan Tol ini
- Kewajiban Neto Posisi Investasi Internasional Rp3.996 Triliun di Akhir 2021
- Panen Padi Melimpah, Kelompok Tani Eko Proyo Gelar Upacara Wiwitan
Ketua pasar Seton Kepayon, Siti Murbani mengatakan, Seton Kepayon menjadi bagian dari Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) dengan dukungan dari pihak kelurahan, Forkom UMKM Tegalrejo, dan fasilitasi dari LPMK.
“Ide menyelenggarakan Pasar Tiban sudah lama, namun belum ada motor penggeraknya, gayung bersambut ketika Forkom UMKM memtovasi kita untuk segera merealisasikan ide ini, dan Alhamdulillah sejak dilaksanakan satu setengah bulan yang lalu, antusiasme masyarakat cukup tinggi sampai-sampai ada ungkapan ‘nek setu ora masak, mayoni tonggone wae’,” kata Siti.
Pelaku UMKM yang berjualan di Seton Kepayon mengakui gelaran tersebut sangat membantu mereka dalam menjual dan mempromosikan produknya, Wulan, salah seorang pelapak mengakui dagangannya selalu habis dibeli
“Dalam dua jam bisa langsung habis dengan omzet 200 ribu. Seton Kepayon ini sangat membantu perekonomian,” aku wanita yang menjajakan berbagai produk kuliner ini.
Sementara itu, Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kaum perempuan melalui PW2KSS menjadi ruh dalam penyelenggaraan Seton Kepayon.
“Ora ono ibu-ibu ora lengkap. Ibu-ibu menjadi sosok yang tidak kenal lelah, tidak mudah menyerah, dan selalu kreatif. Pokokmen ora obah ora mamah,” tutur Heroe.
- Pengunjung Ikut Rayakan Ultah ke-2 Arinta, Anak Gajah Koleksi GL Zoo
- Jadi Solusi Investasi Nilai Tambah, Podomoro River View Luncurkan Kluster Khaya
- Anak Perkawinan Campuran, Aset SDM Masa Depan Menuju Indonesia Emas 2045
Heroe juga meminta Seton Kepayon dapat menjadi motor dalam penanggulangan kemiskinan di Kricak, untuk itu Heroe berharap pihak penyelenggara memberikan ruang lebih luas bagi warga yang masih berada di bawah garis kemiskinan untuk berpartisipasi dalam Seton Kepayon.
“Nek diibaratke nembak ki nembak-e ora dibrondong nganggo M16, tapi diinceng nganggo pistol ben sasarane jelas. Saat ini masih ada sembilan persen warga Kricak yang hidup di bawah garis kemiskinan, Nah ini yang harus kita sasar. Kita bantu mereka supaya bisa produksi, jika produk masih belum bagus, kita bantu supaya hasilnya lebih baik,” pungkas Heroe. (*)
