Pemkot Yogyakarta mendorong pemulihan ekonomi. Salah satunya melalui event car free day yang melibatkan UMKM. Kegiatan ini digelar Minggu (24/10/2021) di Jalan Jenderal Sudirman Yogyakarta.
Ekonomi, Fintech & UMKM

Libatkan UMKM, Pemkot Yogyakarta Dorong Pemulihan Ekonomi Melalui Car Free Day

  • JOGJA, Jogjaaja.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mendorong pertumbuhan ekonomi dengan tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes). Salah satunya mela
Ekonomi, Fintech & UMKM
Tyo S

Tyo S

Author

JOGJA, Jogjaaja.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mendorong pertumbuhan ekonomi dengan tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes). Salah satunya melalui event car free day di Jalan Jenderal Sudirman. Kegiatan ini melibatkan para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kota Yogyakarta.

Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan dalam PPKM level 2 hampir semua kegiatan sudah diizinkan. Hanya ada pembatasan jumlah berdasarkan kapasitas agar tidak terjadi kerumunan untuk mencegah potensi penularan COVID-19. Oleh sebab itu, pihaknya mendorong kegiatan-kegiatan yang menyesuaikan diri secara online maupun offline dengan pembatasan dan disiplin menerapkan prokes.

“Kegiatan car free day ini adalah upaya kami untuk membangunkan kembali semangat masyarakat, sekaligus menginisiasi pada seluruh masyarakat bahwa sudah bisa melakukan aktivitas meskipun dengan keterbatasan,” kata Heroe saat membuka kembali kegiatan car free day di Jalan Jenderal Sudirman, Minggu (24/10/2021).

Baca Juga:

Yuk, Nonton Drakor My Name Tanpa di Drakorindo Atau Dramaque, Klik Linknya di Sini

Hore…Kid Fun Parc Mulai Dibuka Lagi, Yuk Beli Tiketnya Sekarang

Yuk, Bijak dan Cermat Mengelola Uang Selama Pandemi COVID-19, Berikut Tipsnya

Heroe menyatakan para pelaku UMKM ikut dilibatkan dalam car free day untuk mempromosikan produk merek. Namun untuk membangkitkan ekonomi kembali, lanjutnya, harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak muncul klaster COVID-19.

“Meskipun menyelenggarakan car free day dengan tujuan untuk memulihkan ekonomi, tapi tidak boleh abai protokol kesehatan. Kegiatan diizinkan diselenggarakan karena kami punya komitmen memulihkan ekonomi dengan menjalankan protokol kesehatan secara baik,” paparnya.

Menurutnya penurunan PPKM pada level 2, salah satunya berkat partisipasi masyarakat dalam vaksinasi COVID-19. Pemkot Yogyakarta kini terus berupaya menuntaskan vaksinasi masyarakat yang belum divaksin karena sebelumnya penyintas COVID-19 maupun memiliki komorbid.

“Kami ingin Kota Yogyakarta menjadi pelopor untuk lebih cepat menyelesaikan COVID-19 diiringi dengan pemulihan ekonomi yang lebih baik lagi. Harapannya kegiatan car free day ini menjadi inspirasi kita bisa melakukan aktivitas dengan protokol kesehatan tetap dijalankan,” tambah Heroe.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Wahyu Hendratmoko menyampaikan  Kota Yogyakarta saat ini sudah masuk PPKM level 2, sehingga diizinkan menyelenggarakan kegiatan seperti car free day. Tapi tetap menerapkan protokol kesehatan lebih ketat dan disiplin.

“Kegiatan ini dirancang menjadi bagian dari pemulihan ekonomi, sehingga ada beberapa pelaku UMKM berpartisipasi aktif meramaikan kegiatan ini. Car free day ini tidak berlangsung lama hanya sampai pukul 08.30 wib sehingga jalan bisa dimanfaatkan untuk sarana transportasi lagi,” jelas Wahyu.

Dalam kesempatan itu dilakukan penyerahan hadiah sepeda dari Bank BPD DIY kepada 14 warga dari 14 kemantren di Kota Yogyakarta. Mereka adalah para pemenang lomba komentar terbaik terkait penyelenggaraan Wayang Jogja Night Carnival tahun 2021 yang diadakan di kanal You Tube Pemkot Jogja. (*)