
Minta Diganti, 7 Tanda Shockbreaker Mobil Mulai Rusak
- Shockbreaker termasuk bagian penting dari mobil. Sebab, berguna untuk memberikan kenyamanan dalam kabin. Maka Anda harus tahu tanda shockbreaker mulai rusak.
Otomotif
Jakarta - Shockbreaker termasuk bagian penting dari mobil. Sebab, berguna untuk memberikan kenyamanan dalam kabin. Maka Anda harus tahu tanda shockbreaker mulai rusak.
Jadi, nantinya bisa lebih waspada dan segera menggantinya dengan yang baru. Meskipun, Anda merawat sebaik mungkin, tetapi tidak menutup kemungkinan akan mudah rusak. Apalagi ketika menerjang area berlubang. Demikian dikutip TrenAsia, jaringan media Jogjaaja.com
- Sayuran dan Telur Rentan Rusak Nilai Gizinya saat Dipanaskan Ulang, Ini Penjelasan Pakar Gizi
- Tol Gedebage-Cilacap Senilai Rp56,2 Triliun Mulai Dibangun 2022
- PPATK Catat Ada 73 Ribu Transaksi Mencurigakan Tahun 2021
- Harga Minyak Goreng di Pasar Tradisional Yogyakarta Masih Betah Tinggi
Ketika Anda merasakan ketidaknyamanan pada mobil, bisa jadi efek dari shockbreaker yang mulai rusak. Jangan sampai menyepelekan hal tersebut, karena dapat mengganggu fokus dan pengendalian. Yuk, kenali tanda-tandanya melalui pembahasan berikut agar mengetahui sedini mungkin.
1. Mobil Terasa Bergetar
Salah satu tandanya, saat mobil Anda kendarai rasanya seperti bergetar. Terutama ketika melewati jalan bergelombang. Masalah seperti ini bukan halusinasi saja. Akan tetapi, bisa karena shockbreaker yang mulai rusak. Sebaiknya, cek mobil tersebut untuk memastikan penyebabnya. Sebab, jika Anda membiarkannya bisa berefek pada kestabilan mobil.
2. Mobil Mengayun-ayun Ketika Digoyang
Jika Anda merasa mobil bergetar saat mengendarainya, cobalah berhenti dahulu. Kemudian, guncang atau goyangkan beberapa kali, caranya dengan mendorong mobil tersebut. Lihat apakah ada reaksi atau tidak. Jika shockbreaker rusak atau lemah, maka akan bereaksi seperti berayun-ayun atau terasa ringan. Seakan-akan keadaannya tidak stabil.
3. Ada Oli yang Menetes
Jika terdapat oli menempel pada bagian kaki-kaki mobil, maka hal itu termasuk sesuatu yang wajar. Namun, jika sampai menetes atau merembes keluar, berarti ada komponen yang bermasalah. Kemungkinan besarnya adalah shockbreaker yang mulai rusak atau telah sobek. Namun, tidak melulu karena hal ini, sebab bisa juga penyebabnya dari segel pelindung yang rusak. Jika oli sudah mulai menetes dan tetap Anda paksakan berkendara, maka itu sangat berbahaya. Sebaiknya segera lakukan perbaikan, karena bisa menimbulkan masalah lebih buruk nantinya.
4. Performa Pengereman Menurun
Rusaknya shockbreaker bisa berefek pada menurunnya performa pengereman. Hal itu karena proses peredam lemah dan berkurangnya tekanan ban. Jadi, saat Anda mengerem, rasanya tidak stabil. Terutama ketika sedang mengerem mendadak. Penyebab ketidakstabilan shockbreaker bisa karena tekanan ban yang cepat habis dan permukaannya tidak rata. Misalnya bergelombang, atau lainnya.
5. Menimbulkan Suara Berisik
Jika Anda mendengar suara berisik dari suspensi belakang, kemungkinan tanda shockbreaker yang mulai tidak normal. Pada umumnya, suara ini akan terdengar ketika melewati jalan tidak rata. Suara berisik tersebut berasal dari bushing arm yang rusak. Selain itu, juga karena stabilizer sebagai penyeimbang suspensi kiri dan kanan. Maka dari itu, bisa membuat mobil kurang stabil.
6. Ban Terlihat Aus atau Tidak Rata
Ciri dari kerusakan shockbreaker adalah mobil terlihat aus atau tidak rata. Jadi, antara satu ban mobil dengan lainnya, pengembangannya tidak sama. Jika sudah demikian, bisa jadi karena tidak terlalu memperhatikan tanda lainnya. Sebab, jika Anda segera menyadari ada yang aneh pada mobil, maka ban tidak akan sampai aus. Dengan kata lain, tanda ini terjadi jika shockbreaker yang rusak telah didiamkan cukup lama.
7. Bantingan Shockbreaker Lebih Keras
Jika oli yang bocor tidak segera Anda sadari sampai habis, maka dumping shockbreaker akan macet. Maka dari itu, bantingannya akan menjadi lebih keras, bahkan gagal respon pada jalanan berlubang.
- Es Coklat Panjang Umur Buka Cabang di Blok O Yogyakarta
- Ayam Goreng Bumbu Kuning Cak Gembong Bikin Makan Makin Kalap
- Feramitha Tiffani Mokodompit Lulusan Tercepat Program Magister, 979 Mahasiswa Pascasarjana UGM Diwisuda
