
Mulai 21 Desember, Biaya Transfer di 22 Bank ini Turun Menjadi Rp2.500
- Sebanyak 22 bank akan mengenakan tarif transfer antarbank yang baru sebesar Rp2.500 pada 21 Desember 2021.
Ekonomi, Fintech & UMKM
JAKARTA – Bank Indonesia (BI) akan memberlakukan BI Fast Payment (BI-Fast) pada 21 Desember 2021. Dalam penerapan BI Fast ini, sebanyak 22 bank akan mengenakan tarif transfer antarbank yang baru.
“Pada 21 Desember, Insyaallah BI akan meluncurkan BI Fast sebagai infrastruktur pembayaran ritel yang real time dan beroperasi 24/7 tanpa henti,” kata Gubernur BI, Perry Warjiyo dalam konferensi pers virtual Rapat Dewan Gubernur, Kamis 16 Desember 2021 seperti dikutip dari TrenAsia jaringan berita Jogjaaja.com
Sebagai informasi, layanan BI-Fast tersebut bakal menggantikan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) yang selama ini dipakai untuk mewadahi transaksi antar bank.
- Pemkot Yogya Dorong Program Pengentasan Kemiskinan Tepat Sasaran
- Tak Melulu Harta, Ini Dia 5 Kekayaan yang bisa Dimiliki
- PLN Sabet Penghargaan The Best State Owned Enterprise In Nation Building di Ajang CNBC Indonesia Award 2021
- Status Gunung Semeru Naik Menjadi Siaga, Perhatikan Rekomendasi dari Badan Geologi Kementerian ESDM Ini
- Simak Gejala dan Cara Mencegah COVID-19 Varian Omicron
- Mulai Besok, DIY Adakan Vaksin Anak Umur 6-11 Tahun, Satpol PP Siap Tindak Keramaian Massa
BI-Fast ini juga merupakan implementasi dari blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025, untuk mendukung tercapainya sistem pembayaran yang cepat, murah, mudah, aman, dan andal (CEMUMUAH), serta beroperasi 24/7.
Adapun skema harga yang ditetapkan terdiri atas; harga dari penyelenggara ke peserta sebesar Rp19 per transaksi, dan harga maksimal dari peserta ke nasabah sebesar Rp2.500 per transaksi. Nominal itu sedikit lebih rendah dari skema harga SKNBI yang mengenakan tarif Rp 2.900 per transaksi.
BI akan melakukan pengujian BI Fast dalam dua tahap. Pengujian tahap pertama BI-Fast akan dilakukan pada 21 Desember 2021. Selanjutnya, pengujian tahap kedua akan dilakukan pada Januari 2022.
- Erupsi Dahsyat 7 Gunung Berapi di Indonesia
- Grand Opening Cabang Baru di Yogyakarta, Meatlovers Tawarkan Promo All You Can Eat
- Mulai Tahun 2022,Perusahaan Elon Musk Neuralink Ingin Tanam Chip di Otak Manusia
BI juga telah menetapkan 22 calon peserta BI-Fast tahap pertama dan 22 calon peserta untuk tahap kedua.
22 bank calon peserta BI-Fast tahap pertama (21 Desember 2021):
1. Bank Tabungan Negara (BTN)
2. Bank DBS Indonesia
3. Bank Permata
4. Bank Mandiri
5. Bank Danamon Indonesia
6. Bank CIMB Niaga
7. Bank Central Asia (BCA)
8. Bank HSBC Indonesia
9. Bank UOB Indonesia
10. Bank Mega
11. Bank Negara Indonesia (BNI)
12. Bank Syariah Indonesia (BSI)
13. Bank Rakyat Indonesia (BRI)
14. Bank OCBC NISP
15. Bank Tabungan Negara UUS
16. Bank Permata UUS
17. Bank Cimb Niaga UUS
18. Bank Danamon Indonesia UUS
19. Bank BCA Syariah
20. Bank Sinarmas 21. Bank Citibank N.A.
22. Bank Woori Saudara Indonesia
