Wakil Bupati Bantul Joko B. Purnomo menghadiri peringatan ulang tahun ke-7 Paguyuban Gerobak Sapi 'Guyup Rukun', Minggu (28/11/2021).
Budaya

Paguyuban Gerobak Sapi ‘Guyup Rukun’ Rayakan Ulang Tahun ke-7

  • Paguyuban Gerobak Sapi ‘Guyup Rukun’ telah menginjak usia 7 tahun. Acara peringatan HUT Paguyuban Gerobak Sapi ‘Guyub Rukun’ yang ke-7 di Lapangan Jodog, Gilangharjo, Pandak, Minggu (28/11/2021), dihadiri Wakil Bupati Bantul Joko B. Purnomo.
Budaya
Tyo S

Tyo S

Author

BANTUL, Jogjaaja.com – Paguyuban Gerobak Sapi ‘Guyup Rukun’ telah menginjak usia 7 tahun. Acara peringatan HUT Paguyuban Gerobak Sapi ‘Guyub Rukun’ yang ke-7 di Lapangan Jodog, Gilangharjo, Pandak, Minggu (28/11/2021), dihadiri Wakil Bupati Bantul Joko B. Purnomo.

Paguyuban Gerobak Sapi ‘Guyub Rukun’ merupakan sebuah paguyuban yang anggotanya terdiri dari para pecinta gerobak sapi di wilayah Kabupaten Bantul sekaligus merupakan sopir gerobak sapi. Sopir gerobak sapi ini biasa disebut dengan ‘Bajingan’ sebagai singkatan dari bagusing jiwo angen-angen ing pangeran. 

Pada HUT Paguyuban Gerobak Sapi ‘Guyub Rukun’ ke-7 yang jatuh pada hari ini Minggu Pon, diperingati dengan diselenggarakannya kegiatan doa bersama oleh seluruh anggota paguyuban yang berjumlah 70 orang.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bantul mengungkapkan rasa terimakasih dan memberikan penghargaan yang tinggi bagi para pemilik gerobak sapi karena telah ikut serta melestarikan kebudayaan alat transportasi zaman dahulu yakni gerobak sapi yang ada di kabupaten Bantul. 

“Gerobak ini merupakan salah satu alat transportasi asik, unik, dan klasik. Dan ini tetap dipertahankan di usia yang ke-7 tahun paguyuban. Maka, kami berharap paguyuban ini tetap lestari dan tetap dilaksanakan,” tutur Joko B. Purnomo. 

Wakil Bupati Bantul juga menyebutkan jika saat ini Pemkab Bantul sudah berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan, Dinas Pariwisata dan anggota DPRD Kabupaten Bantul agar kedepannya Pemkab Bantul dapat memberikan perhatiannya kepada para pecinta gerobak sapi di Bantul. Dengan demikian, gerobak sapi diharapkan akan dapat menjadi aset di bidang pariwisata dan budaya serta tentunya dapat meningkatkan penghasilan bagi para pecinta gerobak sapi. (*)