
Pasien dengan Hasil Antigen Positif Kini Dapat Layanan Telemedisin dan Obat Gratis
- Pasien dengan hasil antigen positif kini tetap bisa menggunakan layanan telemedisin isoman dan mendapatkan paket obat gratis.
News
JAKARTA - Pemerintah terus berupaya mengendalikan penularan COVID-19 untuk menjaga agar layanan kesehatan dapat berjalan dengan optimal di tengah kenaikan kasus harian COVID-19 yang sebagian besar disebabkan varian Omicron.
Bagi masyarakat yang bergejala ringan atau tanpa gejala, disarankan untuk isolasi mandiri (isoman)di rumah maupun isolasi secara terpusat yang sudah disediakan oleh pemerintah. Pasien isolasi mandiri di rumah juga dapat memanfaatkan layanan telemedisin yang tersedia atau melapor kepada Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pemantauan secara medis oleh petugas kesehatan.
Saat ini, sasaran layanan telemedisin isoman juga telah diperluas, dari yang sebelumnya hanya digunakan untuk pasien dengan hasil tes PCR positif, kini layanan konsultasi dokter dan pengiriman paket obat gratis juga bisa digunakan untuk pasien dengan hasil pemeriksaaan RDT antigen positif COVID-19.
“Kami menambahkan fitur lain di layanan telemedisin, mulai 16 Februari kita juga akan meng-cover pasien yang melakukan tes lab antigen yang positif,” kata Staf Ahli Menteri Kesehatan Bidang Teknologi Kesehatan Setiaji, dikutip dari laman Sehat Negeriku pada Kamis, 17 Februari 2022 sebagaimana dikutip dari laman resmi TrenAsia.com jaringan media Jogjaaja.com
- Lima Tips Merawat Kendaraan Saat PPKM
- Ingin Tahu Lebih Dekat Mengenai Gunung Merapi? Yuk, Berkunjung ke Museum Gunung Merapi
- Deal, AirAsia Sewa 100 Unit Pesawat dari Avolon
Untuk mendapatkan layanan telemidisin, pasien harus melakukan pemeriksaan RDT-Antigen di faskes atau laboratorium yang terafiliasi dengan sistem NAR Kemenkes. Jika hasil RDT-Antigen positif, maka faskes dan lab pemeriksa harus menginput hasilnya ke NAR Antigen Kemenkes.
Selanjutnya, pasien secara otomatis akan mendapatkan WhatsApp (WA) konfirmasi. Jika tidak mendapatkan WA, maka pasien dapat memeriksa NIK secara manual melalui https://isoman.kemkes.go.id/.
WA konfirmasi tersebut bisa digunakan untuk konsultasi dokter dan menebus pake obat gratis. Obat disediakan Kimia Farma dan dikirimkan oleh SiCepat. Obat yang dikirim maksimal 24 jam sudah sampai di rumah pasien yang melakukan isoman.
Selain penambahan fitur, Kementerian kesehatan juga akan memperluas layanan telemedisin bagi pasien isolasi mandiri ke luar Pulau Jawa-Bali yakni Medan, Palembang, Balikpapan, Banjarmasin, Manado dan Makassar.
Sebagai informasi, layanan telemedisin hadir untuk mempermudah pasien isoman mendapatkan layanan kesehatan dan akses obat-obatan dengan risiko kesehatan yang minim. Saat ini total ada 17 platform yang menyediakan layanan telemedisin.
Selama periode layanan 17 Januari hingga 14 Februari 2022, tercatat ada sekitar 391.978 pasien positif COVID-19 di wilayah Jawa-Bali. Dari jumlah tersebut, 364.850 pasien mendapatkan WA konfirmasi. Dari sejumlah tersebut, sebanyak 158.075 pasien menghubungi layanan telemedisin.
- Daftar Film Bioskop Yang Mulai Diputar Mulai Hari Ini, Pilih Mana?
- Hidden Gem Kuliner Malam Jogja Ini Berada di Bangunan Berusia 270 Tahun
- Janda Ngamuk Siapkan Bakso Terbarbar di Yogya
Untuk paket obat, total 136,028 pasien telah menerima e-resep, dan 97% di antaranya atau 129.100 pasien melakukan tebus obat. Paket obat yang paling banyak diterima pasien adalah paket B yakni paket untuk pasien gejala ringan. (*)
