Jogja

Pelaku Usaha Malioboro Geram, Tokonya Jadi Korban Vandalisme

  • YOGYA, Jogjaaja.com Pelaku usaha yang tergabung dalam Perkumpulan Pengusaha Malioboro dan Ahmad Yani (PPMAY) merasa geram karena sejumlah pertokoan di kawasan i
Jogja
Leon

Leon

Author

YOGYA, Jogjaaja.com Pelaku usaha yang tergabung dalam Perkumpulan Pengusaha Malioboro dan Ahmad Yani (PPMAY) merasa geram karena sejumlah pertokoan di kawasan itu menjadi korban atas aksi vandalisme dari sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab.

Koordinator PPAMAY, Karyanto Purbohusodo mengungkapkan, kejadian ini sudah kali kesekian dialami pihaknya. Aksi serupa sempat terjadi beberapa waktu lalu, tapi sempat berhenti akibat pelaku tertangkap oleh petugas. Tak lama kemudian vandalisme kembali terjadi di Malioboro.

"Toko obat saya juga dicorat-coret. Dalam satu malam ada enam toko kena vandalisme," katanya, Selasa (30/4/2024).

Karyanto merasa Pemkot Yogyakarta tidak serius dengan keamanan dan ketertiban di wilayah Malioboro. Padahal kawasan ini merupakan salah satu lokasi yang sering dikunjungi wisatawan. Okeh karenanya harus dijaga dengan optimal kenyamanan dan ketertiban sekitar.

"Saya sudah laporkan ke UPT, tapi memang wajah pelaku tidak jelas. Kami minta segera ditindak dengan patroli rutin sebagai antisipasi," jelasnya.

Pihaknya menduga aksi itu dilakukan saat dini hari di mana pedagang kaki lima dan para pengunjung sudah tidak lagi ramai di Malioboro. Oleh karenanya PPMAY meminta Pemkot Yogyakarta untuk menambah kamera CCTV di bagian lorong pertokoan, sebagai bentuk mitigasi.

 

"Harusnya ada penambahan CCTV dan petugas jaga agar bisa mengantisipasi kalau memang ada yang mau melakukan vandalisme. Kalau sudah terjadi kan pelaku usaha juga yang repot," jelasnya.