Jogja

Pemda DIY Kebut Persiapan Relokasi PKL Malioboro

  • YOGYA, Jogjaaja.com- Pemda DIY menyebut masih terus mempersiapkan sarana dan prasarana termasuk kesiapan gedung tempat relokasi para pedagang kaki lima (PKL) Ma
Jogja
Ties

Ties

Author

YOGYA, Jogjaaja.com- Pemda DIY menyebut masih terus mempersiapkan sarana dan prasarana termasuk kesiapan gedung tempat relokasi para pedagang kaki lima (PKL) Malioboro yang rencananya bakal dipindah pada Januari nanti.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY, Srie Nurkyatsiwi mengatakan, pihaknya terus melakukan koordinasi serta komunikasi kepada pihak-pihak terkait terutama PKL agar tujuan relokasi tersampaikan dengan detail.

"Sekarang tahapannya kita sedang siapkan tempat yang di eks bioskop Indra dan eks gedung Dinas Pariwisata DIY," katanya, Selasa (21/12/2021).

Siwi mengatakan, hendaknya PKL bisa memahami bahwa relokasi bakal membawa dampak yang baik bagi kawasan Malioboro. Tidak hanya dari sisi penataan, segi sosial dan ekonomi diatur juga bakal optimal jika Malioboro dilakukan penataan.

Di sisi lain, evaluasi terhadap rencana itu juga bakal terus dilakukan. Pihaknya bersama PKL dan instansi lain juga bakal memikirkan solusi yang tepat soal keberatan sejumlah PKL yang enggan dipindah.

"Soal penataan ini kan proses, kalau kita lihat apakah kawasan di Malioboro itu sudah sesuai, itu kan masyarakat yang tahu. Kita bisa lihat sendiri bagaimana kondisinya, kalau proses penataan tentu menimbulkan banyak hal tapi yang kita inginkan adalah kenyamanan semua pihak," imbuh dia.

Ketua Koperasi Paguyuban Pedagang Kaki Lima Yogyakarta (PPKLY) Wawan Suhendra mengatakan, pihaknya masih teguh pada sikap semula yakni keberatan dengan rencana relokasi PKL. Wawan menyebut, pihaknya lebih memilih agar PKL ditata sedemikian rupa alih-alih dipindah.

"Sikap kami masih sama yakni keberatan, tempatnya juga masih belum siap untuk ditempati kayak yang di gedung eks Dispar itu, kalau Januari pindah ya tidak mungkin kalau kondisinya seperti itu," katanya.

Wawan menganggap, Malioboro bisa kehilangan ciri khas jika PKL direlokasi. Dia mengklaim bahwa salah satu daya tarik Malioboro adalah PKL yang melekat sudah dengan jantung Kota Jogja itu. 

Di sisi lain, Wawan menyebut bahwa Pemda DIY bisa pula menggandeng pihak kampus untuk menentukan desain yang tepat soal penataan PKL. (Anz)