
Pemilihan Lurah di Sleman Lancar, Berikut Daftar Lengkap Pemenangnya
- SLEMAN, Jogjaaja.com - Pemilihan lurah serentak di 33 kalurahan di Sleman berjalan aman dan lancar, Minggu (31/10/2021). Pemilihan lurah tahun ini diikuti oleh
Home
SLEMAN, Jogjaaja.com - Pemilihan lurah serentak di 33 kalurahan di Sleman berjalan aman dan lancar, Minggu (31/10/2021). Pemilihan lurah tahun ini diikuti oleh 33 kalurahan dengan jumlah pemilih 322.433, yang tersebar di 871 TPS, dan diikuti 104 calon lurah berkompetisi.
Dari 33 kalurahan, 14 lurah lama terpilih kembali memimpin wilayahnya sedangkan sebanyak 19 kalurahan dipimpin oleh lurah baru. Dari 19 lurah baru tersebut, tidak semua mengalahkan petahanan. Hanya ada beberapa lurah lama yang kalah bersaing dengan calon lurah baru. Berdasarkan catatan hasil quick count, beberapa lurah lama yang tumbang di antaranya di Tirtoadi dan Sendangadi (Mlati), Umbulharjo (Cangkringan), Jogotirto (Berbah).
- Hingga Juni 2022, KTT G20 Targetkan Vaksinasi Mencapai 70 Persen
- Peduli Lingkungan, Ratusan Santri di Bantul Bersihkan Sampah di Pantai Parangtritis
- Pakai Bahasa Indonesia, Emanuel Macron Puji Jokowi Lewat Unggahan Facebook
Di Sendangadi, suami mantan Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun, Damanhuri (29%) kalah telak dengan pesaingnya, Sugengno (37%). Begitu juga dengan incumbent di Tirtoadi, Sabari (24%) kalah bersaing dengan lurah terpilih Mardiharto (53%). Nasib sama juga dialami Suyatmi (7%) petahana Lurah Umbulharjo yang kalah bersaing dengan Danang Sulistiya (54%).
Di kalurahan lain, beberapa lurah lama memang menyatakan tidak maju lagi dan sebagian kecil terganjal putusan MK yang memutuskan maksimal pencalonan lurah hanya tiga kali periode. Ini terjadi di Maguwoharjo, Madurejo, Sendangtirto, dan Sendangagung.
Bupati dan Wakil Bupati Sleman beserta jajaran Forkopimda memantau pemilihan lurah secara e-voting, Minggu (31/10/2021). Pemantauan dibagi menjadi dua tim yang menyasar 10 kapanewon di Sleman.
"Alhamdulilah, hari ini saya memantau pemilihan lurah di 5 TPS berbeda. Sejauh yang saya lihat, protokol kesehatan dan kerumunan sangat diperhatikan di masing-masing tempatnya. Siapapun yang terpilih adalah pilihan rakyat, tetap bersatu untuk bersama-sama membangun kalurahan,” kata Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo sebagaimana dikutip dari akun resmi Facebook-nya.
Kustini SP menjelaskan pelaksanaan e-voting ini adalah aktualisasi perubahan demokrasi yang lebih cepat, akurat dan tentunya transparan. Selain itu, prosesnya juga sama mudahnya dengan mencoblos pada kertas.

"Maturnuwun pada seluruh masyarakat Sleman yang telah mensukseskan kegiatan pilurah pada hari ini. Apapun hasilnya, mari songsong cita dan cinta untuk sesarengan mbangun sleman," tegasnya.
Ketua KPPS 50 Kalurahan Maguwoharjo Pardiyana SE menjelaskan pihaknya sudah membuka pintu demokrasi seluas-luasnya bagi warga yang ingin mengunakan hak suaranya. Bahkan, telah melakukan sosialisasi tata cara pemungutan suara secara elektronik ini memanfaatkan media sosial dan memanfaatkan grup WhatsApp warga setempat.

"TDPT ada 325 dan DPT tambahan dua 2 orang sehingga totalnya menjadi 327. Di saat pemungutan suara total yang hadir ada 207 dan sebanyak 120 orang tidak menggunakan hak demokrasinya. Di saat penghitungan suara calon lurah Kasidi SE mendapatkan 160 suara dan YF Lina Setyaningsih mendapatkan 21 suara dan suara kosong ada 21. Sedangkan total suara sah ada 21," ungkap Pardiyana SE.
Pardiyana menambahkan secara umum pelaksanaan pemungutan suara pemilihan lurah berjalan lancar dan tertib. Selian itu, meminta warga untuk selalu menjaga protokol kesehatan karena Covid-19 belum selesai. Misalnya memakai masker dan menjaga jarak saat pemungutan suara. Bahkan, saat E-voting KPPS menyediakan sarung tangan, hand sanitizer dan mengatur waktu pemungutan suara agar tidak terjadi kerumunan di lokasi.
"Kami mengharap kehadirannya di TPS sesuai undangan untuk menggunakan hak suaranya dengan benar, Arif, bijaksana pandai dan cerdas pada tanggal 31 Oktober 2021 ini. Kami juga memohon bantuannya menjaga ketertiban, keamanan, kelancaran, kesopanan dan keselamatannya. Termasuk melaksanakan protokol kesehatan karena pandemi covid 19 belum selesai," tandasnya. (*)
- 75 persen Dari 6,7 Miliar Dosis Untuk Negara Kaya, Retno Marsudi Terus Perjuangkan Kesetaraan Akses Vaksin
- 5 KK Asal Bantul Ikut Transmigrasi ke Mamuju Tengah, Ini Pesan Sekda dan Fasilitas yang Didapat
- Direkomendasikan Microsoft, MP3 Juice Jadi Software Pengunduh Musik Gratis Ramah Windows
Daftar Pemenang Pemilihan Lurah di Sleman
Ambarketawang: Sumaryanto (petahana)
Bangunkerto: Anas Ma'ruf (petahana)
Banyurejo: Suparjo (baru) (kades lama tidak maju/ditahan)
Bimomartani: Tutik Wahyuningsih (petahana)
Bokoharjo: Dody Heriyanto (petahana)
Candibinangun: Sismantoro (petahana)
Condongcatur: Reno Candra Sangaji (petahana)
Donoharjo: Hadi Rintoko (petahana)
Gayamharjo: Parwoko (petahana)
Jogotirto: Mitha Mayasari (baru) (kades lama kalah)
Lumbungrejo: Misbah Alhakim (baru) (kades lama tidak maju)
Madurejo: Sumadi (baru) (kades lama terganjal putusan MK)
Maguwoharjo: Kasidi (baru) (kades lama terganjal putusan MK)
Margodadi: Djalmo Susilo (baru) (kades lama tidak maju)
Margokaton: Anggit Bimanyu (baru) (kades lama tidak maju)
Margomulyo: Eko Puji Mulyanto (baru) (kades lama terganjal putusan MK)
Margorejo: Abdul Aziz M Ridwan (baru) (kades lama tidak maju)
Nogotirto: Faizin (petahana)
Sardonoharjo: Harjuno Wiwoho (petahana)
Sariharjo: Sarbini (petahana)
Sendangadi: Sugengno (baru) (kades lama kalah)
Sendangagung: Heru Prasetyo Wibawa (petahana)
Sendangtirto: Amir Junawan (baru) (kades lama terganjal putusan MK)
Sidoarum: Hety Pujiastutik (baru) (kades lama tidak maju)
Sumbersari: Sukadi (baru) (kades lama tidak maju)
Tirtoadi: Mardiharto (baru) (kades lama kalah)
Tlogoadi: Sutarja (petahana)
Tridadi: Sri Hartati (baru) (kades lama tidak maju lagi)
Trihanggo: Fajar Yunior (baru) (kades lama tidak maju lagi)
Trimulyo: Cholik Harmoko (baru) (kades lama tidak maju)
Umbulharjo: Danang Sulistiya (baru) (kades lama kalah)
Wonokerto: Riyanto (baru) (kades lama tidak maju)
Wukirharjo: Turaji (petahana)
