
Pemkot Yogya Bentuk 616 Relawan Pemadam Kebakaran
- YOGYA, Jogjaaja.com - Pemerintah Kota Yogyakarta membentuk dan mengukuhkan relawan pemadam kebakaran (damkar) di wilayah setempat. Pembentukan relawan ini dihar
Home
YOGYA, Jogjaaja.com - Pemerintah Kota Yogyakarta membentuk dan mengukuhkan relawan pemadam kebakaran (damkar) di wilayah setempat. Pembentukan relawan ini diharapkan bisa menjadi ganda terdapat dalam mengantisipasi berbagai bencana khususnya kebakaran.
Pengukuhan sendiri dilakukan oleh Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi. Ia menjelaskan dibentuknya relawan damkar agar memudahkan koordinasi dan mitigasi untuk meminimalisasi dampak dari kebakaran.
"Ini nanti kita bentuk kesatuan relawan-relawan kebencanaan dan kedaruratan. Selain ada dari tingkat kota, tingkat kelurahan dan kecamatan juga harus ada. Sehingga respon ketika terjadi kedaruratan bisa diantisipasi dengan cepat," kata Heroe, Kamis (2/12/2021).
- Sejumlah Program Digital Google Telah Bantu Anak-anak Muda dan UMKM
- Sampai Akhir Tahun, Menperin Yakin Industri Tumbuh 5 Persen
- GarapTol Jogja-Bawen, Waskita Karya Suntik Anak Usaha Rp4,5 Miliar
Heroe menerangkan dengan adanya relawan, ada mitigasi yang perlu dilakukan untuk mencegah bencana kebakaran hingga terjadinya kerugian atau korban jiwa.
"Dengan adanya mitigasi ini kan bisa mencegah baik itu terjadinya kebakaran, tanah longsor, banjir. Kalau bisa masyarakat itu kan tidak menunggu respon kita (damkar) ketika terjadi bencana. Kalau bisa (masyarakat) mencegah terjadinya bencana itu dengan mitigasi yang disiapkan," kata dia.
Pihaknya tak menampik bahwa bencana bisa terjadi sewaktu-waktu. Namun dengan komunikasi dan koordinasi antar relawan penanganan bencana lebih terukur dan mengurangi korban.
"Teman-teman ini kita bentuk untuk mencegah adanya korban jiwa. Jika ada bisa cepat diselamatkan, namun yang penting tidak ada korban," jelas dia.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Yogyakarta, Octo Noor Arafat menyebut terdapat 616 relawan damkar yang dikukuhkan saat ini. Seluruh relawan tersebar di setiap RW yang ada di kelurahan masing-masing.
"Ini kan sifatnya kerelawanan ya, baru 616 orang relawan, dimana 1 RW baru 1 personel. Tentu kami akan memfasilitasi mereka dan dimungkinkan bertambah," kata Octo.
Ia menjelaskan setiap relawan damkar memiliki identitas dan nomor induk yang teregistrasi di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
"Jadi setiap seragam relawan ini ada nomor sendiri. Ketika aplikasi untuk registrasi ke Kemendagri sudah siap, mereka akan memiliki nomor induk di seragamnya. Itu merupakan identitas bagi relawan dan terdata hingga ke pusat," terang dia.
Damkar Kota Yogyakarta juga tetap memberikan penyuluhan kepada para relawan dari tiap seksi yang ada di instansi tersebut. Dalam satu tahun sedikitnya ada 20 kali pelatihan di tingkat kemantren yang diikuti para relawan nanti.
- 6 Film Terbaru Netflix, Tayang Desember 2021
- Borobudur Marathon 2021: Agus Prayogo Tercepat di Ajang Elite Race
- Baru di Yogya, Bebek Brodol Dibanderol Cuma Rp15 ribu
"Kita kan gabungan dari berbagai seksi ya. Nanti mereka mendapat ilmu dan bagaimana mencegah kebakaran, bahkan untuk penanganan korban dan juga penyelamatan," ujar dia.
Octo berharap dengan adanya relawan damkar, kebakaran yang terjadi di wilayah Jogja bisa lebih cepat diantisipasi. Sehingga dapat meminimalisasi korban dan kerugian material. (ANZ)
