
Pemkot Yogya Dorong Program Pengentasan Kemiskinan Tepat Sasaran
- YOGYA, Jogjaaja.com - Pemerintah Kota Yogyakarta meminta agar program pengentasan kemiskinan tepat kebutuhan dan sasaran. Hal itu agar dana dan program penangan
Jogja
YOGYA, Jogjaaja.com - Pemerintah Kota Yogyakarta meminta agar program pengentasan kemiskinan tepat kebutuhan dan sasaran. Hal itu agar dana dan program penanganan kemiskinan betul- betul dapat mengentaskan warga miskin.
Untuk itu Pemerintah Kota Yogyakarta pada tahun 2022 akan lebih selektif menjalankan program yang berdampak pada pemulihan ekonomi dan mengatasi kemiskinan.
Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan, masa pandemi Covid-19 kecepatan pengentasan kemiskinan tidak seperti dalam kondisi normal. Karena dimungkinkan sebagian warga yang sebelumnya sudah lepas dari kemiskinan kembali turun kondisinya. Untuk itu yang harus dilakukan di masa pandemi adalah menyiapkan masyarakat bisa beradaptasi, baik dalam berusaha maupun bekerja dengan kondisi- kondisi baru.
- Mulai Besok, DIY Adakan Vaksin Anak Umur 6-11 Tahun, Satpol PP Siap Tindak Keramaian Massa
- Pemkab Bantul Berikan Penghargaan Untuk Seniman dan Budayawan di Kabupaten Bantul
- Blue Carbon Indonesia Simpan 17 Persen Cadangan Global, Nilainya Rp 3540 Triliun
- Barenbliss Ajak Wanita Indonesia Bebaskan Batasan Kecantikan
- Astra Motor-Gizindo Yogyakarta Sebarkan Semangat #Cari_Aman di Jalan Raya
- Dosen Vokasi UGM Raih Doktor Usai Meneliti Sistem Pelaporan Insiden Rumah Sakit
“Makanya saya pesan kalau kita mau intervensi kelompok miskin harus dipastikan adalah kebutuhan yang diharapkan mereka untuk bisa bangkit. Bagaimana menjadikan program- program pengentasan kemiskinan lebih tepat pada kebutuhan dan sasaran,” kata Heroe Jumat (17/12/2021).
Heroe menyatakan untuk mengentaskan kemiskinan tidak cukup hanya memberikan bantuan. Sebelum dan saat pandemi, bantuan yang diberikan hanya menguatkan agar tercukupi kebutuhannya. Oleh sebab itu program kemiskinan diarahkan agar warga miskin mampu memiliki pendapatan. Salah satunya melalui program pelatihan- pelatihan.
“Tapi ada sebagian warga yang memang tidak bisa karena tidak mampu. Perlu kenali kemampuan warga, apa bisa mandiri untuk berusaha atau menjadi pekerja. Jenis pelatihan yang dibutuhkan disesuaikan dengan kemampuan yang bersangkutan,” paparnya.
Mantri Pamong Praja Kemantren Tegalrejo Antariksa Agus Purnama mengatakan cukup banyak kemiskinan di Kemantren Tegalrejo yang perlu dientaskan. Oleh sebab itu dilakukan monitoring dan evaluasi kinerja TKPK se- Kemantren Tegalrejo.
- Erupsi Dahsyat 7 Gunung Berapi di Indonesia
- Grand Opening Cabang Baru di Yogyakarta, Meatlovers Tawarkan Promo All You Can Eat
- Mulai Tahun 2022,Perusahaan Elon Musk Neuralink Ingin Tanam Chip di Otak Manusia
“Monitoring dan evaluasi TKPK ini untuk memotret kinerja selama ini. Pelaksanaan pengentasan kemiskinan di beberapa kelurahan sudah on the track, sebagian kelurahan lainnya perlu didorong. Melalui kegiatan ini juga untuk meningkatkan sinergitas dalam pengentasan kemiskinan,” tandas Agus. (Anz)
