
Pemkot Yogya Sebut Pengendalian Malam Tahun Baru Optimal
- YOGYA, Jogjaaja.com - Pemerintah Kota Yogyakarta menyebut upaya pengendalian mobilitas atau kunjungan ke kawasan Malioboro pada malam pergantian tahun berjalan
Jogja
YOGYA, Jogjaaja.com - Pemerintah Kota Yogyakarta menyebut upaya pengendalian mobilitas atau kunjungan ke kawasan Malioboro pada malam pergantian tahun berjalan dengan optimal.
Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan bahwa, jumlah pengunjung yang merayakan malam pergantian tahun di seputaran Malioboro tidak sebanyak tahun lalu.
“Dari yang kita saksikan malam ini terlihat bahwa jumlah pengunjung tidak sebanyak biasanya hal ini membuktikan bahwa para petugas telah bekerja secara maksimal,” jelas dia.
- Tak Hanya Sate Klatak Daging Kambing, di Jogja Kini Juga Ada Sate Klatak Daging Kelinci
- Lima Karier di Bidang ini Bakal Makin Moncer di Tahun 2022
- Ramalan Baba Vanga: Ada Pandemi Baru dan Bencana Alam di 2022
- Liburan Nataru, Wisata Taman Edum Park Jogja Diserbu Lebih dari 50 Ribu Pengunjung
- Hari Ini Merapi 'Anteng', Tidak Ada Aktivitas Guguran Lava Pijar
- Wujud Eksploitasi Kolonial dalam Pameran 'Baboe'
Heroe mengatakan, pada malam tahun baru kemarin pihaknya menerjunkan sebanyak 200 personel Sat Pol PP dan Jogoboro di area Malioboro untuk mengamankan para pengunjung.
“Jumlah tersebut belum termasuk dari Kepolisian dan TNI serta petugas yang bekerja secara tertutup,” kata Heroe.
Heroe mengutarakan bahwa banyak wisatawan yang ke Yogyakarta guna menikmati malam pergantian tahun 2022. Hal itu bisa dilihat dari kondisi hotel yang penuh dan kendaraan dengan plat luar kota memadati jalanan.
Kondisi demikian juga membuktikan bahwa Yogyakarta ada di hati wisatawan dan pariwisata bergulir. Namun hal itu juga harus diikuti dengan tetap waspada dengan kondisi pandemi jangan sampai pariwisata menjadi pintu masuk peningkatan jumlah penyitas Covid-19.
“Alun-alun dan fasilitas umum yang memungkinkan untuk tempat berkerumunnya orang kita tutup serta tidak ada kegiatan malam pergantian tahun di kampung-kampung,” papar Heroe.
- Jangan Ketinggalan, Ini Link Nonton Drakor Moonshine Legal dan Gratis Tanpa di Drakorindo
- Kuliner Jogja: Grand Opening Cabang Baru di Sagan, Ayam Bakar Mas Yogi Berikan Diskon 50%
- Siapa Mau, Mobil Dinas Eks Walikota Yogya Masa HZ Dilelang
Lebih lanjut Heroe menjelaskan bahwa petugas juga melakukan sweping pada kerumunan-kerumunan, hotel-hotel dan fasilitas umum guna memastikan tidak terjadinya kerumunan.
“Kami ingin mewujudkan Pariwisata yang sehat, aman dan nyaman di era pandemi ini,” pungkas Heroe. (Anz)
