
Pemkot Yogyakarta Canangkan Sekolah Lansia
- Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta bekerjasama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) DIY mencanangkan sekolah lanjut usia (lansia) standar 1. Sekolah lansia ini berada di Kelurahan Purbayan, Kemantren Kotagede, Kota Yogyakarta.
Jogja
YOGYAKARTA, Jogjaaja.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta bekerjasama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) DIY mencanangkan sekolah lanjut usia (lansia) standar 1. Sekolah lansia ini berada di Kelurahan Purbayan, Kemantren Kotagede, Kota Yogyakarta.
Sekolah lansia yang nantinya akan dikelola oleh Bina Keluarga Lansia (BKL) Delima 123 ini diharapkan akan mendidik para lansia agar lebih produktif, mandiri dan tetap bugar di usia senja.
- 5 Tips Startup Hijau Dapat Dana dari Investor
- Cek 4 Hal Ini untuk Pastikan Listrik Aman Sebelum Beli Rumah
- Siap IPO, PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk (BIKE) Buka Penawaran Rp160 per Saham
Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi pun menyambut baik pencanangan sekolah lansia tersebut. Menurutnya, kebutuhan lansia tidak hanya sebatas dalam bidang kesehatan, tetapi juga dalam sosial kemasyarakatan seperti pembinaan aspek mental, kebugaran badan, pendidikan, dan kebutuhan rohaninya.
"Pencanangan dan pelaksanaan sekolah lansia standart 1 dimaksudkan untuk menjawab kebutuhan tersebut dan sebagai salah satu bentuk pendampingan bagi anggota kelompok BKL dalam meningkatkan keterampilan lansia menuju lansia tangguh, aktif, mandiri, dan produktif," jelasnya, Selasa (15/2/2022).
Wawali berharap dengan adanya pencanangan sekolah lansia Kelompok BKL Delima 123 ini juga akan menjadi contoh bagi pengembangan-pengembangan 131 BKL-BKL lain di Kota Yogyakarta dalam menciptakan, mengkaji, dan meningkatkan BKL, menjadi BKL yang unggul.
"Ini sekaligus sebagai inspirasi untuk membentuk BKL-BKL yang baru, agar pengembangan kegiatan dan pemberdayaan lansia dapat lebih meningkat dan lebih meluas di Kota Yogyakarta," katanya.
Sementara itu Kepala BKKBN DIY, Shodiqin mengatakan sekolah lansia ini seperti kegiatan penyuluhan. Namun sekolah ini juga dilengkapi dengan kurikulum yang jauh lebih tertata
"Sekolah lansia ini akan diadakan sebanyak 10 pertemuan, untuk waktunya kami serahkan kepada pengurus BKL Delima 123," ujarnya.
- Riset Pemirsa Televisi: SCMA Naik, MNCN Diuntungkan Serial Layangan Putus
- Dukung Perdagangan Digital, Pemkab Bantul Akan Hadirkan Aplikasi BOS
- Mengintip Benteng Vredeburg, Wisata Sejarah Tak Jauh dari Malioboro
Selama mengikuti kegiatan belajar mengajar, lanjutnya, para lansia akan dibekali tips untuk menjadi lansia yang tetap produktif, meski telah menapak usia senja.
"Materi yang diberikan setiap bulannya berbeda-beda, mulai dari tata cara menjaga tubuh untuk tetap bugar hingga cara memanajemen emosi," bebernya.
Shodiqin berharap dengan adanya sekolah lansia ini dapat menjadikan lansia bisa tetap bahagia, produktif kemudian bisa merawat dirinya sendiri.
"Kami berharap lansia-lansia yang sudah mengikuti kegiatan ini dapat menjadi motivator untuk lansia yang lainnya dan mewujudkan lansia tangguh di wilayah Kelurahan Purbayan," ungkapnya. (*)
