
Pemkot Yogyakarta Integrasikan Bank Sampah ke JSS
- YOGYA, Jogjaaja.com - Pemkot Yogyakarta mulai mengintegrasikan bank sampah di wilayahnya le dalam aplikasi Jogja Smart Service (JSS). Hal ini dilakukan untuk me
Jogja
YOGYA, Jogjaaja.com - Pemkot Yogyakarta mulai mengintegrasikan bank sampah di wilayahnya le dalam aplikasi Jogja Smart Service (JSS). Hal ini dilakukan untuk memantau perkembangan dan pertumbuhan kinerja dari bank sampah.
Sekda Kota Yogyakarta, Aman Yuriadijaya menyampaikan, total ada sebanyak 565 bank sampah yang telah berdiri di wilayahnya. Bank sampah itu didirikan dengan berbasis RW maupun kampung. Pihaknya ke depan akan mencoba menguatkan kinerja bank sampah selain memperbanyak keberadaannya.
- Soal Pembatasan BBM Subsidi, Ini Kata Dirjen Migas
- Total Transaksi 3,2 Triliun, Pameran IIMS 2023 Diganjar Penghargaan MURI
- Setahun Perang Ukraina, Huruf ‘Z’ Masih Tetap Jadi Misteri
- 4 Alasan Tak Timbun Uang Tunai saat Pasar Sedang Menarik
"Harapannya dengan gerakan ini, pembangunan komitmen ini, maka pertumbuhan bank sampah akan menjadi baik. Bukan jumlah bank samapah yang meningkat, tapi bagaimana kapasitas dari kinerja bank sampah jadi lebih baik," kata Aman dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2023, Senin (27/2/2023).
Aman menyatakan bahwa, sekarang pun bank sampah di setiap wilayah sudah terintegrasi dengan aplikasi JSS. Dengan begitu kinerja dan juga programnya akan lebih terpantau untuk mendukung gerakan nol sampah anorganik di wilayah itu.
- Soal Pembatasan BBM Subsidi, Ini Kata Dirjen Migas
- Total Transaksi 3,2 Triliun, Pameran IIMS 2023 Diganjar Penghargaan MURI
- Setahun Perang Ukraina, Huruf ‘Z’ Masih Tetap Jadi Misteri
- 4 Alasan Tak Timbun Uang Tunai saat Pasar Sedang Menarik
"Itu akan dapat menggambarkan bagaimana sesungguhnya derajat kinerja dari bank sampah. Jadi bank sampah yang jumlahnya 565 ini derajat kinerjanya bagaiamana. Baik itu menyangkut pengelolaan sampah anorganik, kemudian pengelolaan sampah organik dengan biopori, ember tumpuk, termasuk yang ketiga pemasaran daur ulang masyarakat," ucap dia. (Anz)
