
Pemkot Yogyakarta Serahkan Lima Hewan Kurban dalam Rangka Hari Raya Idul Adha 1443 H
- Dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriyah, Penjabat Walikota Yogyakarta Sumadi menyerahkan hewan kurban kepada sejumlah pihak secara simbolis di Grha Pandawa Balaikota Yogyakarta, Jumat (8/7/2022). Total ada lima sapi kurban yang akan diserahkan ke berbagai pihak.
Jogja
YOGYAKARTA, Jogjaaja.com – Dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriyah, Penjabat Walikota Yogyakarta Sumadi menyerahkan hewan kurban kepada sejumlah pihak secara simbolis di Grha Pandawa Balaikota Yogyakarta, Jumat (8/7/2022). Total ada lima sapi kurban yang akan diserahkan ke berbagai pihak.
Hewan kurban tersebut antara lain berasal dari satu sapi bantuan dari Gubernur dan Wakil Gubernur DIY diserahkan kepada Takmir Masjid Pangeran Diponegoro, satu sapi dari Bank BPD diberikan kepada Pimpinan Ranting Muhammadiyah Cabang Badran Kemantren Jetis.
Selanjutnya satu sapi bantuan dari Bank Jogja diberikan ke beberapa OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Yogyakarta, Satpol PP Kota Yogyakarta, Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta. Untuk dua ekor sapi dari Maybank Yogyakarta diberikan ke warga Kota Yogyakarta melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Yogyakarta.
- Matangkan Pelaksanaan MBKM, UTY Gandeng Human Capital Digital Media Club
- Demi Alasan Medis, Pakar Farmasi ini Tetap Tak Setuju Ganja Dilegalisasi
- Indomobil Group Jadi Distributor Resmi Harley-Davidson Untuk Indonesia
Penjabat Walikota Yogyakarta Sumadi mengatakan, semua kegiatan baik penyembelihan hewan qurban dan pelaksanaan salat Idul Adha harus mematuhi protokol kesehatan walau Covid-19 saat ini melandai. Ia berharap pelaksanaan kedua kegiatan ini dapat terlaksana dengan tertib.
"Kami sudah mengeluarkan surat edaran mengenai tata cara penyembelihan dan penggunaan alat pembungkus atau besek karena bahan tersebut ramah lingkungan. Pembungkus ini digunakan untuk tempat daging hewan kurban. Harapannya semua tertib terutama saat melaksanakan sholat Idul Adha dengan mematuhi protokol kesehatan," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kota Yogyakarta Suyana mengatakan, untuk Kota Yogyakarta sampai saat ini belum ditemukan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Namun pihaknya dan tim akan terus melakukan pemantauan. '' Sapi yang terkena PMK masih layak dikonsumsi tetapi dengan cara diolah yang benar sampai matang," ujarnya.
- Dear Mom, Begini Cara Beli Minyak Goreng Murah Rp14.000 per Liter
- Tiga Tahun Absen, Festival Banteng di Spanyol Diadakan Lagi
- Penembakan Shinzo Abe Kasus Pembunuhan Pejabat Jepang Pertama Sejak Militerisme 1930
Pihaknya menambahkan hingga saat ini belum ditemukan PMK pada hewan kurban. "Masih kita pantau PMK pada hewan kurban di Pasar Tiban. Saat ini kita memiliki 142 tim yang akan memantau PMK hingga selesainya Idul Adha," ujarnya.
Hingga saat ini sebanyak 170 titik penyembelihan sudah melapor ke DPP Kota Yogyakarta. Ia berharap masyarakat bijak dalam memilih hewan qurban yang akan dibeli, sehingga aman untuk dikonsumsi. (*)
