Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyerahkan bonus kepada atlet PON XX dan Peparnas XVI berprestasi asal DIY.
Jogja

Pemprov DIY Guyur Bonus Rp15,8 Miliar Untuk Atlet PON XX dan Peparnas XVI Berprestasi

  • Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memberikan bonus kepada total 132 atlet dan pelatih berprestasi yang berjuang pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Peparnas XVI di XVI di Papua tahun 2021.
Jogja
Tyo S

Tyo S

Author

YOGYAKARTA, Jogjaaja.com – Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memberikan bonus kepada total 132 atlet dan pelatih berprestasi yang berjuang pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Peparnas XVI di XVI di Papua tahun 2021. Bonus senilai Rp15,8 miliar yang bersumber dari APBD DIY ini diserahkan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Bangsal Kepatihan, Komplek Kepatihan, Yogyakarta, Senin (13/12/2021).

Sri Sultan mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya atas prestasi putra-putri DIY yang telah mengharumkan nama daerah dengan memboyong sejumlah prestasi. Menurutnya, menang memang menjadi tujuan bagi para atlet yang bertanding, namun bukan berarti harus terpuruk ketika kalah. Yang terpenting para atlet telah berjuang dengan maksimal dan penuh dengan kehormatan.

“Latihan keras itu penting, tapi lebih penting adalah mental juara yang harus dimiliki.  Selama masih ada waktu, tetap ada harapan untuk menang. Menang memang menyenangkan tapi kekalahan juga pasti dialami. Yang terpenting kalau mengalami kekalahan harus selalu berusaha kalah yang terhormat,” pesan Sri Sultan.

Setiap atlet, lanjut Sri Sultan, harus memiliki semangat juang dan tidak mudah putus asa atas apapun hasil yang diperoleh. Pertandingan dalam olimpiade memang merupakan arena prestasi yang prestisius. Tekanan ini mewajibkan atlet memiliki kematangan teknik dalam rentang waktu yang tidak sebentar yang diwujudkan dalam latihan-latihan intens. Motivasi atlet benar-benar dibutuhkan karena latihan merupakan proses panjang yang menyakitkan dan terkadang kejenuhan, kebosanan ditambah rasa penat melanda.

“Seorang atlet untuk berpacu prestasi dalam pertandingan tergantung tinggi rendahnya motivasi. Motivasi dapat dilihat dari tiga unsur yakni arah, keajegan, dan semangat kekuatan untuk menjadi pemenang.  Seorang atlet harus rela berlatih setiap hari demi prestasi yang ingin dicapai. Persaingan adalah ajang pembuktian kemampuan seorang atlet yang siap berkompetisi dan memenangkan pertandingan,” ungkap Gubernur DIY tersebut.

Untuk itu, atlet diminta jangan berpuas diri dan wajib meningkatkan motivasi, menetapkan goal setting, yang berujung pada peningkatan prestasi. “Jangan ada bayangan pesimis, hilangkan itu dari jiwa atlet,” tegas Sri Sultan.

Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan DIY Didik Wardaya menyampaikan, penghargaan diberikan  kepada sebanyak 132 atlet dan pelatih. Sebanyak 50 orang menerima langsung di Bangsal Kepatihan, sedangkan 72 orang secara virtual mengikuti dari GOR Amongrogo, Yogyakarta.  Pada PON, 28 medali emas, 12 perak dan 18 perunggu berhasil diboyong dan membuat DIY berada di peringkat 15. Untuk Peparnas XVI, kontingen DIY melampaui target, yaitu 22 medali emas, 20 perak dan 32 perunggu berhasil dibawa pulang, dan membuat DIY berada di ranking 8.

“Pemda DIY memberikan kepada para peraih medali baik atlet dan pelatih berupa uang pembinaan sesuai dengan prestasi yang ditorehkan oleh masing-masing atlet dan pelatih. Sumber dana pembinaan ini berasal dari dana APBD tahun 2021 Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga dengan nilai total sebesar Rp 15,833 miliar,” ujar Didik. (*)