
Program Sleman Menuju Remaja Kreatif Dicanangkan
- SLEMAN, Jogjaaja.com - Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo memimpin deklarasi Sleman Menuju Remaja Kreatif, Sabtu (8/1/2022) malam, di Atrium Shinta Sleman City H
Sleman
SLEMAN, Jogjaaja.com - Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo memimpin deklarasi Sleman Menuju Remaja Kreatif, Sabtu (8/1/2022) malam, di Atrium Shinta Sleman City Hall. Deklarasi kali ini dilaksanakan bersama Forum Anak Sleman (Forans) dan Duta Genre Sleman.
Deklarasi dibacakan langsung Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo didampingi Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, Kapolres Sleman AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono dan Komandan Kodim 0732/Sleman Letkol Inf Arief Wicaksana, Kepala Perangkat Daerah Pemkab Sleman dan diikuti secara langsung oleh Forans dan Duta Genre Sleman.
Beberapa komitmen deklarasi tersebut adalah meningkatkan penyadaran masyarakat untuk mencegah terjadinya perkawinan pada usia anak, meningkatkan penyadaran masyarakat mencegah terjadinya pergaulan bebas atau perilaku seks bebas di kalangan remaja.
- Sebelum Belanja Spartpart Secara Online, Sebaiknya Perhatikan Lima Hal ini
- Jadi Pioneer di Asia Tenggara, Erick Thohir Siap Luncurkan 5G Mining pada Mei 2022
- Ada Ruam dan Gatal-Gatal, Awas Alergi Obat
- 16 dari 17 Kapanewon di Kabupaten Bantul Nol Kasus COVID-19
- Pemkot Yogya Bakal Tata Pengguna Skuter Listrik di Malioboro
- Mau Nonton Attack on Titan Season 4 Part 2 Legal dan Gratis? Ini Linknya
Kemudian, meningkatkan penyadaran masyarakat untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan narkoba, meningkatkan penyadaran masyarakat untuk mencegah terjadinya kekerasan di jalan yang melibatkan remaja, melakukan segala upaya untuk mewujudkan Sleman menuju Remaja Kreatif serta memberikan informasi, edukasi dan advokasi dalam mewujudkan Sleman menuju Remaja Kreatif.
Bupati Kustini mengatakan deklarasi ini menjadi momentum bagi Forans maupun kelompok remaja lainnya untuk berperan dalam berbagai kegiatan positif sehingga menjadi teladan untuk remaja seusianya.
Menurut Kustini, pada era serba digital ini remaja dituntut meningkatkan berbagai kemampuan bidang akademis maupun non-akademis serta meningkatkan literasi.
- The Praja Coffe and Resto, Spot Nongkrong Baru Terluas dan Nyaman
- 5 Destinasi Wisata Terbaru dan Instagramable di Jogja, Ada yang Bernuansa Jepang Lho
- Hadeging Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat ke-275 Jadi Agenda Awal Tahun 2022
“Forans maupun kelompok remaja lain yang memiliki kegiatan bidang sosial ataupun lainnya, dapat menjadi teladan maupun wadah bagi remaja untuk berkarya dan melakukan hal-hal baik. Sehingga dapat menghindari kegiatan yang dapat menjerumuskan kepada hal-hal tidak baik bahkan bersifat kriminal," jelas Kustini. (*)
