
PT. PGN Akselerasi Pembangunan Jaringan Gas Bumi Jawa Bagian Selatan
- YOGYA, Jogjaaja.com - PT PGN Tbk sebagai Subholding Gas Pertamina melaksanakan audiensi dengan dengan beberapa Kepala Daerah di Jawa Tengah bagian selatan untuk
Jogja
YOGYA, Jogjaaja.com - PT PGN Tbk sebagai Subholding Gas Pertamina melaksanakan audiensi dengan dengan beberapa Kepala Daerah di Jawa Tengah bagian selatan untuk mengakselerasi pembangunan jaringan gas bumi di wilayah tersebut. Salah satunya dengan Walikota Yogya, Haryadi Suyuti pada Selasa (15/2/2022).
Direktur Utama PGN M. Haryo Yunianto mengatakan, demi percepatan pembangunan jaringan gas bumi (jargas) sinergi dengan berbagai pihak mesti dilakukan. Sinergi tersebut akan dilakukan melalui penyelarasan program jargas dengan pengembangan fasilitas dan infrastruktur daerah yang ada.
“Target pemerintah empat juta sambungan jargas rumah tangga pada tahun 2024-2025 harus tercapai,” jelas dia.
- Raih WTN Pada 2019, Pemkot Yogyakarta Terima Kado Satu Unit Bus Sekolah dari Kemenhub
- Siap IPO, PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk (BIKE) Buka Penawaran Rp160 per Saham
- Cek 4 Hal Ini untuk Pastikan Listrik Aman Sebelum Beli Rumah
- 5 Tips Startup Hijau Dapat Dana dari Investor
Sinergi lain dengan pemerintah daerah juga diperlukan agar dapat mennyosialasikan pemanfaatan gas bumi kepada masyarakat setempat agar lebih familier dengan gas bumi. Pemanfaatan gas bumi memiliki keunggulan lebih praktis, lebih aman, lebih ramah lingkungan, dan ketersediannya lebih terjamin.
"Kami tidak bisa berjalan sendiri dalam kesuksesan program jargas ini. Kami membutuhkan sinergi termasuk dengan BUMN, BUMD atau Perusda dalam pengoperasian dan pemeliharaan jargas,” imbuh Haryo.
Jawa Tengah Bagian Selatan juga belum dilalui oleh jalur pipa distribusi gas bumi. Meskipun begitu, potensi pemanfaatannya cukup baik dimana wilayah Selatan Jawa juga terdapat beberapa potensi sumber gas yang apabila dimanfaatkan optimal dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan multiplier effectnya bagian wilayah.
Walikota Yogya, Haryadi Suyuti mengatakan, upaya perluasan jargas khususnya di wilayah setempat jadi perhatian semua pihak. Untuk itu, diperlukan adanya sinergi yang berkesinambungan agar proses peralihan dari penggunaan gas konvensional yanh saat ini masih diterapkan di masyarakat bisa dilakukan ke jargas.
- Sempat Viral Akibat Laka Maut, Ternyata Ini Tempat Wisata di Dekat Bukit Bego Bantul
- Petrus Lanjar Wijiyono: Program Pembangunan di Bantul yang Tertunda Akan Direalisasikan Pada 2023
- Paragon Luncurkan Program Novo Club
"Tentunya bertahap dan dikaji secara menyeluruh, bagaimana pemanfaatan jargas bisa menjadi sebuah kebutuhan yang diperlukan masyarakat di Yogya," kata dia. (Anz)
