
Pulihkan Ekonomi Setelah Terdampak Pandemi, Kompak Yo Gelar Bazar Ramadan
- Komunitas Pedagang Antik Yogyakarta (Kompak Yo) menggelar bazar kuliner, busana layak pakai (trifhting), otomotif, serta barang antik dan vintage selama bulan Ramadan. Kegiatan ini berlangsung di Pasar Seni dan Wisata Gabusan (PSWG), selama 21 hari pada 8-28 April 2022, mulai pukul 14.00 hingga 18.30 WIB.
Bantul
BANTUL, Jogjaaja.com - Komunitas Pedagang Antik Yogyakarta (Kompak Yo) menggelar bazar kuliner, busana layak pakai (trifhting), otomotif, serta barang antik dan vintage selama bulan Ramadan. Kegiatan ini berlangsung di Pasar Seni dan Wisata Gabusan (PSWG), selama 21 hari pada 8-28 April 2022, mulai pukul 14.00 hingga 18.30 WIB.
Yose Rizal selaku Ketua Panitia menyampaikan bahwa tujuan diadakannya bazar tersebut adalah sebagai bentuk usaha anggota Kompak Yo yang ada di PSWG untuk mencoba menghidupkan PSWG sebagai sebuah pasar dengan aktivitas jual beli, sosialisasi dan wahana bagi para pegiat seni khususnya yang berada di Kabupaten Bantul untuk mengekpresikan keseniannya.
"Pada bulan Ramadan yang berkah ini, izinkan kami meminta maaf jika ada kekurangan dalam pengelolaan acara ini karena kami hanyalah pedagang barang antik yang turut berusaha di PSWG ini. Kami berharap pasar ini bisa menjadi ramai seperti layaknya pasar pada umumnya," ungkap Rizal.
- Berikut, Lima Besar Orang Terkaya di Dunia Versi Forbes Terbaru 2022!
- General Motors dan Honda Siapkan Mobil Listrik Harga Terjangkau
- Ngeri, Ukraina Timur Bakal Mirip Perang Dunia II
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bantul Agus Sulistiyana, memberikan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat dan seluruh komunitas yang telah menginisiasi berbagai kegiatan demi memajukan perekonomian masyarakat Bantul. Pemerintah Kabupaten Bantul mempunyai visi ingin mewujudkan masyarakat Bantul yang harmonis, sejahtera dan berkeadilan dalam bingkai NKRI yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.
"Pemerintah sadar bahwa pemerintah tidak bisa mewujudkan visi tersebut sendiri, oleh karena itu partisipasi, dukungan dan kerjasama harus dilakukan oleh seluruh elemen yang ada, termasuk para pedagang, para UKM, para IKM yang ada di Kabupaten Bantul," ucap Agus.
Kegiatan bazar ini merupakan salah satu upaya pemulihan ekonomi dalam masa pandemi COVID-19 yang belum usai juga. Para UKM, IKM, dan wirausahawan di Kabupaten Bantul yang berjumlah 128 ribu sangat merasakan dampak dari pandemi. Setelah semakin menurunnya kasus COVID-19, masyarakat mulai bergeliat dan bangkit kembali. Segala daya dan upaya harus terus dilakukan untuk terus menata kehidupan untuk mencapai kesejahteraan.
"Pemerintah Kabupaten Bantul juga sudah membangun aplikasi Bantul Online Shop (BOS), sebuah marketplace yang dibangun sebagai sarana untuk berpromosi dan menjual yang paling mudah. Di era industri 4.0 ini, lakukanlah digitalisasi. Mulai dari mendesain, membuat kemasan, memproduksi dan memasarkannya. Ketika ekosistem usaha dibangun secara bersama-sama, itu akan memberikan berbagai warna pada usaha yang ada dan pada akhirnya perekonomian akan bangkit," imbuh Kepala DKUKMPP.
- Sebelum Menyesal Inilah Kesalahan Investasi yang Dihindari
- Tiga Bank Syariah Ingin Memperkuat Pasar Uang Syariah
- Jangan sampai Kelewatan, Ini Dua Film Terbaru Siap Tayang di CGV dan XXI
GBPH Yudhaningrat atau akrab dipanggil Gusti Yudha menyempatkan diri untuk hadir dalam pembukaan bazar Ramadan Kompak Yo ini. Ia mengucapkan terimakasih atas doa, partisipasi dan dukungan dari berbagai pihak dan juga pemerintah, baik Pemerintah Kapanewon Sewon maupun Pemerintah Kabupaten Bantul dalam hal ini Dinas KUKMPP Kabupaten Bantul. (*)
